BREAKING NEWS
 

Tokoh Agama Teluk Naga: Jangan Ragukan Nasionalisme Pengembang PIK

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Senin, 10 Februari 2025 10:12 WIB
Foto: Ng Putu Wahyu Rama/RM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pendakwah asal Teluk Naga, Tangerang, Kiai Hasan Basri, mengatakan, agar masyarakat tidak meragukan nasionalisme pengembang kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK).

Dia menyatakan, nasionalisme itu tercermin dengan dibangunnya simbol-simbol tokoh nasional di sana.

“Kita lihat di sini (PIK) ada patung proklamator kita, Soekarno-Hatta, yang dibuat dengan megah. Ada juga patung jenderal besar kita, Jenderal Soedirman,” kata tokoh agama Teluk Naga tersebut, Senin (10/2/2025). 

Dalam pandangan kiai Hasan Basri, pengembang PIK mengakomodasi nilai-nilai kebhinekaan yang ada di sana. Sehingga isu PIK hanya untuk etnis tertentu tidaklah berdasar.

Baca juga : Jakarta Utara Siap Jadi Model Nasional Untuk Pengelolaan Sampah Kota

“Di sini juga ada masjid yang indah, tempatnya bersih, yang bisa mengakomodasi umat Islam yang datang ke sini. Ada juga menara syariah. Ini artinya pengembang memperhatikan kebhinekaan. Menjaga NKRI agar tidak terpecah-belah,” ungkapnya.

Hal yang tak kalah penting, lanjutnya, masyarakat sekitar PIK sudah merasakan manfaat pembangunan tersebut. Ribuan warga sekitar bisa mencari nafkah dengan terbukanya lapangan kerja di sana.

Adsense

“Kemarin saya baca ada watsapp bahwa dibutuhkan tenaga kerja, tidak ada kualifikasi pendidikan, yang penting warga Pakuhaji. Ini artinya kan menjadi penghidupan warga sekitar,” paparnya.

Kiai Hasan Basri juga menyinggung soal kampanye negatif PIK hanya karena di sana ada patung naga.

Baca juga : Pengamat: Jaksa Agung Munculkan Harapan dalam Penegakan Hukum yang Berkeadilan

Dikatakannya, patung naga itu hanya benda mati yang tidak ada mudharatnya untuk aqidah umat Islam.

“Hal yang bahaya itu justru kalau kita mendirikan naga-naga kesombongan dalam hati kita,” ungkap Kiai.

Ditambahkannya, jika memang ada hal-hal yang secara budaya dan keyakinan dari masyarakat etnis lain, semestinya hal itu dihargai.

“Kan di sini juga ada patung Jenderal Soedirman, patung Soekarno-Hatta. Ini kan artinya mereka juga memperhatikan kebhinekaan,” kata dia.

Baca juga : Dedikasi Perwira Elnusa, Jaga Ketahanan Energi Nasional Selama Momen Nataru

Kiai Hasan Basri mengajak masyarakat pesisir laut utara, Tangerang, agar bersatu dan tidak terprovokasi dengan isu-isu yang berkembang.

“Jangan sampai kita terpecah belah, yang justru akan merugikan masyarakat kita sendiri,” pesannya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense