Sebelumnya
Supervisi Deputi Modifikasi Cuaca BMKG Fikri Nur Muhammad mengungkapkan, pada Februari 2025, terdapat pertumbuhan awan lebih dari 70 persen merata di wilayah Jawa bagian Barat termasuk DKI Jakarta.
“Potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Banten, Jakarta, dan Jawa Barat secara umum memiliki potensi tinggi,” imbuh Fikri.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Tata Kelola Modifikasi Cuaca BMKG Budi Harsoyo mengatakan, potensi hujan ringan hingga sedang terjadi pada pagi hingga siang hari di sebagian wilayah DKI Jakarta. Potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Banten, Jakarta dan Jawa Barat secara umum memiliki potensi tinggi.
Baca juga : Real Madrid Vs Manchester City, Nasib City Di Ujung Tanduk
“Prediksi kelembaban udara di setiap lapisannya mencapai 100 persen,” ungkap Budi, Senin (17/2/2025).
Budi menyampaikan, tujuan OMC di Jakarta kali ini untuk mengurangi ekstremitas cuaca yang jika tidak diantisipasi, berpotensi menimbulkan banjir. Dijelaskan dia, ambang batas intensitas curah hujan yang dapat menimbulkan banjir di wilayah Jakarta adalah jika di atas 50 mm per hari.
Namun jika diprediksi curah hujan normal-normal saja, maka akan biarkan sel awan itu menjadi hujan.
Baca juga : Tenis Qatar Open 2025, Alcaraz Pulangkan Cilic
“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir jika selama periode pelaksanaan OMC, Jakarta menjadi kekeringan. Itu penilaian yang keliru,” jelasnya.
Berdasarkan keterangan BMKG, sejumlah wilayah Jakarta berpotensi hujan selama tiga hari berturut-turut. Mulai Senin (17/2/2025) sampai Rabu (19/2/2025). Potensi hujan berdurasi ringan terjadi di Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Jakarta Pusat. Sedangkan wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur berpotensi hujan berdurasi ringan, sedang hingga hujan petir.
Suhu di daratan Jakarta diperkirakan berkisar 24 hingga 29 derajat Celcius, sedangkan kelembaban udara berkisar antara 73 hingga 96 persen. [DRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.