BREAKING NEWS
 

Tingkatkan Layanan Kesehatan

DKI Revitalisasi Gedung Puskesmas Sudah Uzur

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Kamis, 27 Maret 2025 06:50 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat meresmikan hasil re­vitalisasi Puskesmas Pancoran, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Senin (24/3/2025). (Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai melakukan revitalisasi bangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang sudah uzur, berusia di atas 30 tahun. Langkah itu diambil untuk meningkatkan layanan kesehatan kepada warga.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengungkapkan, revitalitasi Puskesmas meru­pakan program prioritas. Salah satunya, Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kamal, Jakarta Utara, harus segera direvitalisasi kare­na sudah mendesak.

“Puskesmas itu harus segera diperbarui karena jumlah pen­duduknya meningkat,” tegas Rano saat meresmikan hasil re­vitalisasi Puskesmas Pancoran, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Senin (24/3/2025).

Baca juga : Barcelona Vs Osasuna, Misi El Barca Jauhi Musuh Bebuyutan

Rano menyebut, Puskesmas Pancoran kini dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern dan tena­ga kesehatan yang profesional. Gedung lima lantai ini diharap­kan tidak hanya menjadi tempat pengobatan, tetapi sebagai pusat edukasi dan promosi kesehatan.

Selain revitalisasi fasilitas kesehatan, Rano juga berharap gaya hidup sehat menjadi bagian dari budaya sehari-hari warga Jakarta. Menurutnya, kesehatan menjadi modal utama untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang maju.

“Dengan gaya hidup sehat, kita akan memiliki sumber daya ma­nusia yang lebih kuat untuk mem­bangun Jakarta,” tambahnya.

Baca juga : Megatron Cs Di Atas Angin

Puskesmas Pancoran meru­pakan salah satu dari 44 Puskesmas di Jakarta yang rutin melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang disediakan oleh Kementerian Kesehatan. Program tersebut digelar bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melakukan pencegahan penyakit melalui skrining dan deteksi dini.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan hingga 21 Maret 2025, program CKG telah memberikan manfaat kepada hampir 15.487 orang di Jakarta. CKG telah me­layani berbagai kelompok usia, mulai dari bayi hingga lansia.

“Program CKG juga melaku­kan skrining bayi baru lahir, kelainan bawaan, penyakit jan­tung bawaan dan deteksi per­tumbuhan kelainan empedu pada bayi,” katanya.

Baca juga : Foto Dipajang & Digombali Fadly

Rano memastikan pelayanan kesehatan, termasuk Puskesmas akan beroperasi 24 jam selama li­bur Lebaran 2025. Sehingga, masyarakat bisa mengakses layanan kesehatan kapan pun dibutuhkan.

Adsense

“Semua nakes (tenaga kesehatan), faskes (fasilitas kesehatan), semua harus siap me­layani masyarakat,” ungkapnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense