BREAKING NEWS
 

Netizen: Lapor Pak Pram, Calon Petugas PPSU Kena Pungli

Lulusan SD Kini Bisa Jadi Pasukan Oranye

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Senin, 7 April 2025 06:50 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta)

 Sebelumnya 
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, angka pengangguran bisa jadi tolak ukur seberapa kompetitif tenaga kerja di Jakarta. Menurutnya, tingginya pengangguran antara lain karena pendidikan dan keterampilan para pekerja tidak sesuai dengan kebutuhan pasar.

“Ke depan Jakarta butuh tenaga kerja yang terampil dan bersemangat,” jelas August.

Untuk mengurangi pengang­guran di Ibu Kota, August juga meminta agar Pemprov DKI mempersiapkan program pela­tihan kerja yang mencakup semua rentang usia para warganya. Mengingat, data BPS 2024 mencatat pengangguran terbuka paling banyak kelompok usia 15-19 tahun.

Baca juga : Misi Raih Tiket Perempat Final

“Ada juga warga senior dengan usia 60 tahun ke atas yang mengalami kejadian serupa. Ini men­jadi tugas Pemprov DKI Jakarta untuk membantu semua kalangan warga yang berminat mendapat­kan pekerjaan,” tegasnya.

Warganet memberikan ko­mentar beragam mengenai pe­rubahan syarat menjadi petugas PPSU. Namun paling banyak menyoroti pungutan liar (pungli) rekruitmen untuk menjadi PPSU.

“@pramonoanung Pak Pram rekruitmen kerjaan harus murni tanpa ada orang dalam (ordal) bawaan. Cek pengalaman pekerjaannya,” pinta @saputra.gs2000.

Baca juga : Formula Satu, Verstappen Akhiri Paceklik Gelar

“Keresahan masyarakat kat­anya banyak pungli pak untuk supaya lolos. Mohon dicek dan bersihkan dari oknum punglin­ya,” harap @imfarraby.

“Kebanyakan orang dalam. Dan yang kerja di situ bukan orang kelurahan tempat domisili PPSU kerja. Udah gitu suruh bayar. Rekrutmen cuma formali­tas. Yang jalur normal jarang ada yang diterima,” kata @muham­madrizki30.

“Infonya sih harus ada ordal dan bayar upeti, apa benar? Ka­lau benar, coba sekali-kali orang suruhan Bapak Gubernur sidak,” saran @taufik_hhddyytt. “Coba dong Gubernur sidak ke kelurahan. Tanya sama PPSU-nya, masuk PPSU murni apa ada orang dalem atau nyogok pake duit. Pasti banyak yang bilang nyogok pake duit sama orang dalem ke­lurahan,” ketus @ndrandol604.

Baca juga : Belum Sempat Dipacari Ariel

“Tahun 2023 pernah ikut melamar, ternyata buka lowongan cuma formalitas. Orang-orang yang masuk sudah diten­tukan,” ungkap @joy197284.

“Jangankan lulusan SD, lulusan SMK aja harus bayar dulu baru bisa masuk,” sebut @bundaalrasya. “Percuma titipan semuanya, ikut tes ujung-ujung­nya kalah ama titipan,” tulis @ahmdmhjr1. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense