RM.id Rakyat Merdeka - Tarif Transjabodetabek rute Vida Bekasi-Cawang dipatok Rp 2.500 di bawah pukul 7 pagi. Rute ini akan beroperasi dengan skema keberangkatan setiap 10 menit saat jam sibuk, dan setiap 20 menit di luar jam sibuk. Sebanyak 12 armada akan beroperasi pada tahap awal.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, rute ini untuk mendukung mobilitas warga di kawasan penyangga Jakarta.
“Ini merupakan trayek yang disebut dengan FIDE Bekasi ke Cawang. Ini ada lima titik pemberhentian, empat titik pemberhentian ada di Bekasi, satu titik pemberhentian ada di Jakarta,” ujar Pramono di Halte Cawang Sentral, Jakarta Timur, Kamis (15/5/2025).
Dia menekankan bahwa layanan ini menjawab kebutuhan mobilitas tinggi masyarakat.
“Jadi, ada jaminan bagi warga Bekasi atau sebaliknya, yang akan menggunakan transportasi ini karena ini memang pasti akan menjadi jam sibuk terus-menerus ini, karena memang padat dan diminati oleh warga, baik dari Bekasi maupun dari Jakarta,” tambahnya.
Baca juga : TransJabodetabek Rute Vida Bekasi–Cawang Beroperasi, Tarif Khusus Saat Jam Sibuk
Sementara itu, Gubernur Pramono juga menegaskan bahwa terdapat subsidi bagi kelompok tertentu.
“Yang pertama, untuk sehari-hari di bawah jam 7 tarifnya Rp2.500, tapi jam 7 sampai dengan ke atas Rp3.500. Tetap bagi 15 golongan, gratis,”ungkapnya.
Dia juga menyampaikan rencana ke depan agar seluruh kawasan Jabodetabek bisa menikmati skema 15 golongan gratis ini.
“Dan mudah-mudahan nanti setelah Jakarta bisa menyelesaikan seluruh golongan yang ada di internal Jakarta, saya sendiri memang merencanakan ini menjadi Transjabodetabek sehingga kalau Transjabodetabek, bukan hanya warga Jakarta, tetapi warga Bekasi, Tangerang, Tangerang Selatan pun bisa menikmati 15 golongan yang gratis tadi,” ujar Pramono.
Gubernur Pramono menjelaskan bahwa saat ini hanya 22,1 persen masyarakat Jakarta dan kota-kota penyangga yang menggunakan transportasi umum. Targetnya, angka ini akan meningkat hingga di atas 40 persen pada tahun 2029.
Baca juga : Mantap, Transjabodatek Cawang-Bekasi Bakal Segera Beroperasi
"Masyarakat secara umum yang menggunakan transportasi umum Jakarta, Bekasi dan penyangga itu baru 22,1%. Padahal idealnya kalau setiap tahun bisa nambah 5%, katakanlah kemudian di akhir 2029 itu bisa di atas 40% pemakai yang menggunakan anggota umum di Jakarta dan daerah penyangga,” jelas Pramono.
Wali Kota Bekasi juga menekankan manfaat efisiensi waktu dan biaya yang diberikan oleh layanan ini. Ia mengungkapkan bahwa waktu tempuh ideal bisa mencapai satu jam, terutama jika diberikan jalur prioritas di jalan tol.
“Kalau tadi uji coba, itu 1,5 jam. Karena menyesuaikan dengan jadwalnya Pak Gubernur. Tapi insyaa Allah prosesnya nanti saya kira 1 jam akan bisa dicapai. Dan harapannya tentu memang koordinasi yang lebih luas lagi terkait dengan memberikan kesempatan jalur prioritas yang ada di Jalan Tol,” ucap Tri.
Menyoroti peran Pemerintah Kota Bekasi dalam menyediakan infrastruktur pendukung seperti park and ride dan shelter.
“Saya kira, terkait dengan target, tentu harapannya adalah memang sangat jauh penurunan terkait dengan penggunaan kendaraan pribadi dan tentu tugas pemerintah kota Bekasi adalah menyiapkan park and ride, dan juga shelter-shelter yang akan nanti dilewati oleh Transjakarta,” tambahnya.
Baca juga : Disubsidi Pemprov DKI, Tarif Transjabodetabek Blok M-Alam Sutera Cuma Rp 3.500
Rute baru ini merupakan bagian dari pengembangan jaringan transportasi terpadu dan berkelanjutan. Tri Adhianto menyebut bahwa sistem ini akan mendukung pengembangan ekonomi sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan.
“Hari ini, Kota Bekasi menikmati salah satu transportasi yang modern, terintegrasi, dan tentu ramah lingkungan, dan ada satu efisiensi terkait dengan proses perjalanan yang ada,” kata Tri.
“Karena kalau biasanya, untuk masuk ke Jakarta itu, akan ada Rp 15.000 sampai Rp 20.000, saya kira ini tentu akan meningkatkan kegiatan ekonomi yang ada, terjadi penghematan, dan yang lebih penting adalah bagaimana warga masyarakat Kota Bekasi mendapatkan transportasi yang nyaman, aman, dan terjangkau,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.