BREAKING NEWS
 

Anggota DPRD Desie Minta Pemprov Jakarta Perhatikan Budaya Minang

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : FAQIH MUBAROK
Rabu, 2 Juli 2025 22:04 WIB
Anggota Fraksi Demokrat, Desie Christiyana Sari dalam paparannya pada seminar bertema Mengkaji Ulang Adat Budaya Minang di Tanah Betawi Mewujudkan Jakarta Sebagai Kota Global, di Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (2/7/2025). Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Budaya Minang di Tanah Betawi dinilai minim perhatian dari Pemprov DKI Jakarta. Padahal, status kependudukan di Jakarta warga Minang pada 2025 menempati urutan kelima dari 300 suku yang menetap di Jakarta.

Meski begitu, warga Minang diharapkan memberikan peran nyata dalam memajukan pembangunan di Jakarta yang saat ini menuju kota global.

"Budaya Minang tidak hadir tiba-tiba di Jakarta. Sejak masa pergerakan nasional, orang Minang telah mengambil peran penting di Jakarta. Misalnya sebagai cendekiawan, pedagang, ulama, hingga pemimpin bangsa," ujar anggota Fraksi Demokrat, Desie Christiyana Sari dalam paparannya pada seminar bertema Mengkaji Ulang Adat Budaya Minang di Tanah Betawi Mewujudkan Jakarta Sebagai Kota Global, di Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (2/7/2025).

Baca juga : DPR Optimis, Direksi Telkom Group Mampu Jaga Kinerja Perusahaan Lebih Positif

Dengan histori panjang, lanjut dia, sayangnya, Budaya Minang kerap dilupakan. Salah satu contoh, minimnya dukungan anggaran untuk kegiatan budaya Minang dari Pemprov DKI Jakarta.

"Harus diakui kontribusi itu belum sepenuhnya mendapatkan tempat dalam kebijakan kebudayaan di Provinsi Jakarta hari ini," ujarnya.

Adsense

Di samping itu, yang juga amat disesalkan anggota DPRD DKI yang terpilih dari dapil Jakarta Pusat tersebut belum adanya agenda resmi yang mengakomodasi Budaya Minang. "Ditambah kurangnya ruang representasi di ruang publik dan festival kota," imbuhnya.

Baca juga : Presiden Minta Polisi Ikut Rasakan Penderitaan Rakyat

Padahal, kata anggota Komisi E DPRD DKI itu, Jakarta bukan hanya milik satu etnis atau satu identitas kultural. Sebagai ibu kota negara, sambung dia, Jakarta menjadi ruang hidup bagi hampir seluruh kelompok budaya di Indonesia.

"Di sinilah budaya-budaya Nusantara bertemu, berdialog, dan berkontribusi pada wajah Jakarta hari ini. Wajah yang heterogen, kompetitif namun tetap dalam semangat persatuan dan kesatuan," tegas politisi berdarah Minang itu.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Chiko Hakim yang juga hadir dalam seminar tersebut memastikan kedepan Pemprov DKI Jakarta akan mendukung langkah pelestarian Budaya Minang.

Baca juga : Ketua DPD Apresiasi Kinerja Pemerintah Sukses Selenggarakan Ibadah Haji 2025

"Pemprov tentunya mengajak semua elemen masyarakat, stakeholder untuk bahu-membahu dalam membangun Jakarta di segala bidang. Termasuk dalam memajukan adat istiadat kesenian masyarakat Minang yang cukup banyak penduduk di Jakarta," ujarnya.

Salah satu langkah yang akan dilakukan Pemprov DKI, sebagai bentuk dukungan pada pelestarian Budaya Minang. Menurutnya, Pemprov DKI akan memfasilitasi penyelenggaraan festival budaya.

"Festival kesenian Budaya Minang juga akan memberikan efek ekonomi bagi Pemprov. Karena secara otomatis akan mendatangkan wisatawan dan berimbas pada meningkatnya pajak hotel dan lainnya," tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense