BREAKING NEWS
 

Dinas Kebudayaan DKI Bakal Gandeng Bamus Betawi Dalam Program 2026

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : FAQIH MUBAROK
Sabtu, 27 September 2025 17:27 WIB
Dialog Interaktif Bamus Betawi di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Juma (26/9/2025). Foto: Dede Iswadi Idris/Rakyat Merdeka

RM.id  Rakyat Merdeka - Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta menekankan komitmennya dalam upaya memajukan kebudayaan Betawi di Jakarta. Salah satunya, Dinas Kebudayaan DKI akan berkolaborasi dengan Bamus dalam membuat program kegiatan pada 2026 mendatang.

Demikian disampaikam Kasubkel Dinas Kebudayaan DKI, Farza Elvinra dalam Dialog Interaktif Bamus Betawi di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Juma (26/9/2025).

Diskusi ini bertema 'Transformasi Jakarta dari Ibu Kota Negara Menuju Kota Global dan Berbudaya yang Berkelanjutan'.

"Kita Dinas Kebudayaan berkomitmen untuk terus memajukan kebudayaan Betawi. Salah satunya kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan membuat pelatihan seni Betawi," katanya.

Baca juga : Waskita Karya Gandeng Kejati Kaltara Kawal Proyek RSUD Tana Tidung

Hal ini ia sampaikan dalam konteks Jakarta pasca-pemindahan ibu kota.

Bamus Betawi mendorong revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pelestarian Kebudayaan Betawi. Farza mengatakan, kolaborasi berkelanjutan antara Dinas Kebudayaan dan Bamus Betawi sangat penting untuk memajukan kebudayaan Betawi.

Karena itu, pihaknya akan melibatkan partisipasi aktif Bamus sekaligus untuk menjawab tantangan era baru ke depan.

Adsense

"Jadi, program-program Dinas Kebudayaan nantinya akan menyentuh langsung ke masyarakat Betawi. Kami akan memprogramkan kegiatan di 2026 berkolaborasi dengan Bamus," katanya.

Baca juga : BRI Berdayakan UMKM Jahit Rumahan Tembus Miliaran Rupiah Jangkau Pasar Eropa

Selain itu, ia juga ingin, kegiatan seni kebudayaan tersebut dapat berdampak positif terhadap masyarakat. Salah satu caranya adalah Dinas Kebudayaan DKI akan mulai memasukkan seniman untuk masuk sekolah.

"Seniman-seniman itu akan mulai dilibatkan di tingkat SD, SMP SMA. Sehingga pembinaaan budaya Betawi bisa dimulai dari anak sekolah, ini juga membantu membranding budaya Betawi ke masyarakat luas," ucap Farza.

Waketum Bamus Betawi, Munir Arsyad mengaku senang, Gubernur DKI Pramono Anung saat ini begitu ramah terhadap warga Betawi. Sehingga, ia yakin revisi Perda Nomor 4 Tahun 2015 dapat mengakomodir kepentingan warga Betawi.

Karena itulah, ia berharap melalui dialog interaktif ini warga Betawi dapat menyampaikan masukan dan sumbangsih pemikiran terbaik. Agar revisi Perda Nomor 4 Tahun 2015 semakin berpihak pada Kebetawian.

Baca juga : Hanura Bakal Gelar Bimtek Keliling Nasional Serentak Di 3 Lokasi

"Jadi, mumpung Gubernur Bang Anung, lagi enak dan sangat peduli sama Betawi. Jangan sampai ini disia-siakan," katanya.

Mantan Anggota DPRD DKI ini mengajak semua pihak semakin kompak dan solid lagi.

"Mari kita warga Betawi solid dan guyub, ini Betawi lagi menyala, jangan sampai redup," ucap Munir berseloroh.

Dengan soliditas yang kuat, menurutnya, diharapkan kepentingan masyarakat Betawi akan terakomodir dengan baik. "Ini Jakarta punya kite, yuk sama-sama bangun Jakarta. Bagaimana pun juga Jakarta tetap punya kita yang perlu dikembangkan, dilestarikan dan dimajukan budayanya," kata Munir menambahkan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense