BREAKING NEWS
 

Pelaku Berpotensi Gondol Fasilitas Publik Lain

Segera Tangkap Maling Pagar Hutan Kemayoran

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : DAUD FADILLAH
Senin, 17 November 2025 06:25 WIB
Dipreteli maling, pagar Hutan Kota Kemayoran, tinggal kerangkanya saja. (Foto: Dede Iswadi/RM)

 Sebelumnya 
Dari pantauan Rakyat Merdeka pada Jumat (14/11/2025), seki tar pukul 14.45 WIB, pa gar itu seperti ditarik paksa, lalu di patahkan. Sebab, bekas potongannya terlihat tidak rata. Tidak seperti digergaji atau dipotong dengan alat tajam lainnya. 

Selain merusak estetika dan keamanan pengunjung, hilangnya besi pagar ini menimbulkan pertanyaan. Bagaimana bisa, fasilitas umum di pinggir jalan yang cukup ramai, pagarnya digondol maling? 

Pencurian pagar fasilitas publik ini, jadi sorotan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Bun Joi Phiau. Bun mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, untuk menelusuri pencurian pagar Hutan Kota Kemayoran. 

Baca juga : KPK Dalami Prosedur Pengadaan Barang/Jasa

“Ini merupakan pelanggaran serius yang perlu diusut. Pertama, ini merupakan fasilitas publik. Kedua, pencurian pagar itu berdampak terhadap ke selamatan pengunjung taman di pinggir jalan ini,” kata Bun kepada Rakyat Merdeka, Sabtu (15/11/2025). 

Ketiga, lanjut Bun, jika dibiarkan, maka para maling itu berpotensi terus mencuri besi di fasilitas publik lain, seperti jembatan penyeberangan orang (JPO), halte bus Transjakarta dan sebagainya. “JPO bisa ambruk jika besinya dipreteli. Maling besi sangat membahayakan masyarakat,” tandasnya. 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tidak tinggal diam. Dia menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menertibkan pencurian pagar Hutan Kota Kemayoran. 

Baca juga : Jerman Vs Slovakia, Panser Ingin Balas Dendam

Pram menegaskan, Jakarta harus menjadi kota yang aman, nyaman, dan tertib, tanpa aksi pencurian atau perusakan fasilitas umum. “Kalau memang ada alat buktinya, tertibkan, tangkap,” tandasnya. 

Pram pun meminta para Wali Kota bukan hanya proaktif membangun kota. Tapi juga mengawasi fasilitas umum dan fasilitas sosial yang dibangun, agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga. 

Dia berharap, seluruh taman di Jakarta dapat terus dijaga, agar menjadi ruang publik yang indah, aman dan nyaman. “Walaupun taman kecil, rapikan, sempurnakan. Boleh kerja sama dengan masyarakat atau program CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan,” tandasnya. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense