RM.id Rakyat Merdeka - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Inad Luciawaty mengaku prihatin dan menyesalkan insiden kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (15/12/2025) sekitar pukul 07.24 WIB.
Menurut Inad, Pasar Induk Kramat Jati ini pasar terbesar yang mensuplai kebutuhan pokok masyarakat Jakarta. Dia menilai, kebakaran ini dapat mengganggu suplai kebutuhan masyarakat Jakarta, terlebih menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Pemprov DKI harus melakukan penanganan lebih intensif lagi mengenai suplai kebutuhan pokok menjelang Nataru,” ujarnya.
Komisi A Bidang Pemerintahan yang salah satu tugas pokok dan fungsinya ini meliputi Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) ini bilang, insiden kebakaran ini menjadi evaluasi bagi Dinas Gulkarmat.
“Alhamdulilah tadi petugas Gulkarmat sudah bergerak cepat ke lokasi,” kata dia.
Inad meminta dicari apa penyebab terjadinya kebakaran ini. Sehingga dapat dilakukan evaluasi dan solusi guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari.
Baca juga : Buntut Kecelakaan, MTZ Minta Jalur Sepeda Di Jakarta Dievaluasi
“Pasar Induk Kramat Jati ini sudah lama dibangunnya, harus ada evaluasi dari instansi terkait mengenai bagunan dan instalasi listrik, termasuk untuk pasar-pasar yang lain juga,” sarannya.
Selain itu, dia mendorong di setiap pasar disediakan posko pemadam kebakaran (Damkar). “Sehingga pada saat terjadi kebakaran, lebih cepat ditanganinya sehingga api tidak membesar dan menyebar,” ucap politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
Akibat amukan si jago merah, 350 kios buah di Pasar Induk Kramat Jati ludes. Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur mengerahkan 19 unit mobil pemadam 85 personel untuk memadamkan kobaran api.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.