Sebelumnya
Kebijakan ini merupakan bagian dari sistem kerja fleksibel pada musim liburan, yang memberi keleluasaan kepada ASN untuk menentukan waktu dan lokasi kerja tanpa mengurangi produktivitas.
ASN yang diharapkan tetap bekerja di lapangan saat musim liburan Nataru, antara lain yang berkaitan dengan sejumlah tempat wisata di Jakarta, yang diprediksi bakal dipadati pengunjung.
Untuk itu, Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota (Pemprov DKI) Jakarta diminta untuk memperkuat pengamanan di seluruh titik keramaian.
Baca juga : MU Terpukul Bolak-Balik
Dengan demikian, Sekretaris Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Mujiyono mendorong Pemprov berkolaborasi secara lintas sektor.
Dia mengingatkan, koordinasi harus sudah berjalan sejak awal, antara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI dengan TNI-Polri dan instansi terkait lainnya.
Mujiyono mengatakan, Pemprov DKI perlu memperbanyak personel pengamanan gabungan pada sejumlah lokasi. Seperti tempat wisata, rumah ibadah, pusat belanja, terminal, stasiun, bandara, dan ruang publik.
Baca juga : Bursa Transfer MotoGP Memanas, Marquez Kasih Sinyal Tetap Bersama Ducati
“Perlu pengawasan yang lebih ketat agar warga dapat beribadah dan berlibur dengan aman,” ujar Mujiyono, Kamis (18/12/2025).
Mujiyono menekankan, Dishub DKI dan BPBD DKI harus menyesuaikan pengaturan. Mulai dari pengaturan lalu lintas hingga siaga menghadapi cuaca ekstrem.
Dia juga menekankan agar Pemprov DKI mengutamakan keselamatan warga. “Keselamatan warga harus menjadi prioritas,” saran Ketua DPD Partai Demokrat DKI ini.
Baca juga : Waspada, Bibit Siklon Tropis Meningkat
Pemprov DKI menyiapkan 2.500 personel untuk mengamankan arus transportasi dan aktivitas masyarakat selama musim libur Nataru. “Para personel tersebut, disiagakan di darat maupun di laut,” jelas Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Syafrin Liputo (17/12/2025). [RAA/DRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.