RM.id Rakyat Merdeka - Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta tengah mengerjakan proyek pembangunan sistem tata air berupa gorong-gorong di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan. Proyek ini dilakukan sebagai upaya mengatasi genangan yang kerap terjadi saat hujan deras dan ditargetkan selesai pada Desember 2026.
“Pembangunan sistem tata air kawasan Fatmawati di Jl. H. Nawi Raya dilaksanakan dengan sistem jacking (saluran bawah tanah) yang bertujuan untuk penanganan genangan yang sering terjadi saat hujan turun dengan intensitas yang cukup tinggi di Jl. Fatmawati Raya simpang Jl. H. Nawi Raya - ITC Fatmawati," kata Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Ika Agustin dalam keterangan, Jumat (2/1/2026).
Secara teknis, proyek ini akan mengurangi beban debit air dari saluran eksisting yang selama ini menjadi penyebab utama genangan di kawasan tersebut. Aliran air akan dialihkan ke arah barat menuju Kali Grogol.
Baca juga : Kemenperin Targetkan Industri Pengolahan Tumbuh 5,51 Persen Di 2026
“Aliran eksisting Saluran Phb. Madrasah (Kec. Cilandak) menuju Saluran Phb. Darmawangsa (Kec. Kebayoran Baru) yang hilirnya ke arah timur menuju Kali Krukut akan dikurangi debitnya dengan mengalirkan sistem aliran pada titik genangan yang sering terjadi di simpang H. Nawi Raya - ITC Fatmawati menuju ke arah barat yang hilirnya ke Kali Grogol," ujarnya.
Pengalihan aliran ini dilakukan melalui saluran bawah tanah untuk menekan risiko luapan air di kawasan Fatmawati dan sekitarnya, terutama saat curah hujan tinggi.
“Jangka waktu pelaksanaan dimulai dari 15 September 2025 sampai dengan 15 Desember 2026 (455 hari).” katanya.
Baca juga : Pemprov DKI Tidak Sediakan Kantong Parkir Pada Perayaan Tahun Baru 2026
Dalam pelaksanaannya, pembukaan galian pit dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan pengaturan lalu lintas dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
“Terkait teknis pelaksanaan dilapangan, untuk pembukaan galian pit dilakukan secara bertahap sesuai dengan Press Release terkait Rekayasa Lalu Lintas Pekerjaan Pembangunan Sistem Tata Air Kawasan Fatmawati, Jl. H. Nawi Beserta Kelengkapannya yang dikeluarkan Oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta," terangnya.
Tahap awal pekerjaan dimulai dari bagian hilir, tepatnya di kawasan Jl. Margaguna dekat Pondok Indah Mall 1. Rincian jadwal pekerjaan tahap awal mencakup tiga pit dengan waktu pengerjaan yang berbeda-beda.
Baca juga : Pemprov DKI Hibahkan Truk Pemadam Kebakaran Kepada 14 Daerah
a. Pit 12 (Jembatan Kali Grogol Margaguna) pelaksanaan pekerjaan 6 November 2025 – 19 April 2026 (163 hari);
b. Pit 11 (Depan Pom Bensin Margaguna) pelaksanaan pekerjaan 6 November 2025 – 23 Maret 2026 (136 hari);
c. Pit 10 (Pertigaan Margaguna Jl. H.Nawi) pelaksanaan pekerjaan 17 November 2025 – 23 Maret 2026 (125 hari).
Selama pekerjaan di tiga pit awal tersebut, kapasitas jalan akan mengalami penyempitan sehingga berdampak pada arus lalu lintas. Untuk tahap lanjutan, pekerjaan akan dilakukan di sepanjang Jalan H. Nawi Raya hingga Jalan Fatmawati dengan potensi pengalihan arus lalu lintas.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.