RM.id Rakyat Merdeka - Polda Metro Jaya menerapkan pendekatan humanis dalam pengamanan aksi unjuk rasa Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia di depan Gedung DPR/MPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Rabu (11/2/2026). Sebanyak 1.060 personel gabungan dikerahkan untuk menjaga jalannya aksi tersebut.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan, kepolisian memberikan pelayanan humanis kepada para peserta aksi.
Baca juga : Polres Metro Jaksel Bersama TNI & Mahasiswa Gelar Aksi Bersih-Bersih di Rawajati
"Selamat siang, Jenderal. Melaporkan perkembangan situasi pada pukul 10.35 WIB. Pihak kepolisian memberikan pelayanan kepada aksi unjuk rasa dari Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia dengan memberikan roti dan air mineral,” ujar Budi Hermanto, Rabu (11/2/2026).
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold EP Hutagalung menekankan pentingnya pendekatan persuasif dan dialogis dalam pengamanan aksi.
Baca juga : Kemenag Terus Upayakan Guru Madrasah Swasta Bisa Diangkat Jadi PPPK
“Seluruh personel harus mengutamakan pendekatan persuasif, dialogis, dan humanis,” katanya.
Ia juga memastikan personel yang bertugas tidak dibekali senjata api.
Baca juga : Perkuat Keamanan Siber RI, AS Guyur Rp150 Miliar
“Personel tidak membawa senjata api dan diperintahkan untuk selalu mengedepankan sikap humanis, persuasif, dan profesional,” tambahnya.
Di sisi lain, Reynold mengimbau para orator dan peserta aksi untuk tetap tertib, tidak memprovokasi massa lain, tidak menutup jalan umum, serta tidak melakukan tindakan anarkis.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.