BREAKING NEWS
 

Pramono Pastikan Tumpukan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Sudah Terangkut

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Selasa, 31 Maret 2026 21:21 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan bahwa tumpukan sampah yang terunda diangkut karena penghentian operasional Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang kini telah tertangani dan kembali normal. 

“Sebagai akibat longsor pada waktu itu di zona 4A kemudian memang harus ada waktu 10 hari untuk apa kita tata kembali," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Baca juga : Pangan RI Tidak Tergantung Timteng

Peristiwa longsor yang terjadi di zona 4A TPST Bantargebang sebelumnya menyebabkan gangguan distribusi pengangkutan sampah dari berbagai wilayah di Jakarta. Dampaknya, terjadi penumpukan sampah di sejumlah titik. 

Adsense

“Tapi sekarang ini sudah tertata kembali dan beberapa tumpukan bukan hanya di Kramat Jati, di beberapa tempat juga terjadi, tetapi sekarang ini hampir semua tumpukan itu sudah bersih kembali," jelas Pramono. 

Baca juga : Babe Haikal Sidak Pasar Kramat Jati, Edukasi Sertifikasi Halal

Menurut Pramono, pemerintah membutuhkan waktu sekitar 10 hari untuk melakukan penataan ulang pasca longsor agar operasional TPST Bantargebang dapat kembali berjalan optimal. Proses tersebut meliputi penanganan area terdampak serta memastikan keamanan dan kelayakan lokasi untuk kembali digunakan. 

“Karena memang Bantar Gebang sudah bisa digunakan kembali," tuturnya. 

Baca juga : Prabowo Turun ke Bantaran Rel di Pasar Senen, Warga Terharu dan Bahagia

Sebelumnya, tumpukan sampah sempat menggunung di Pasar Induk Kramat Jati pada Minggu (29/3/2026). Sampah didominasi sisa buah dan sayuran dengan bau menyengat yang mengganggu aktivitas warga sekitar.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense