RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih mengkaji rencana menetapkan Jalan HR Rasuna Said sebagai lokasi baru Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB), atau Car Free Day (CFD). Salah satu poin tengah digodok, yaitu waktu pelaksanaannya digelar lebih awal dibandingkan CFD di Jalan Sudirman-Thamrin.
Jalan Hajjah Rangkayo (HR) Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, tampak lebih lega setelah semua tiang monorel mangkrak selama 21 tahun, akhirnya dibongkar.
Meskipun proses revitalisasi jalan ini belum selesai, pedestriannya (area pejalan kakinya) tampak lebar. Dilengkapi garis berkelir kuning untuk memandu penyandang disabilitas yang melangkah di atasnya.
Baca juga : Target Sama, Beban Beda
Hal itu tampak dari sejumlah video laporan Videografer Rakyat Merdeka, Edy Burnama, dengan angle dari ketinggian maupun dari dekat pedestrian, pada Senin (11/5/2026) sore. “Lebih lega,” ceritanya.
Sejumlah alat berat yang masih terparkir di lokasi proyek ini, tidak mampu menutupi pemandangan leganya pedestrian dari angle ketinggian.
Apalagi, jika proyek revitalisasi telah selesai, dan alat-alat berat itu sudah dipindahkan, Jalan HR Rasuna Said akan semakin lega apabila dilihat dari ketinggian maupun dari dekat.
Baca juga : Vicky Shu, Wujudkan Mimpi Lama Kuliah S2 Pertahanan
Selain alat-alat berat, masih banyak pula pekerja yang tengah menjalankan proyek tersebut. Ada yang mengoperasikan alat-alat berat, dan mengecor pedestrian. Ada pula yang memasang buis beton.
Buis beton adalah pipa beton tinggal pasang, dengan berbagai bentuk, yang berfungsi sebagai saluran drainase, gorong-gorong, sumur resapan, penahan dinding tanah dan sejenisnya.
Buis beton memiliki durabilitas (daya tahan) tinggi, pemasangannya relatif mudah, dan umum digunakan dalam proyek infrastruktur, seperti revitalisasi yang sedang dilakukan di Jalan HR Rasuna Said.
Baca juga : 32 Kali Menang Beruntun, Sinner Patahkan Rekor Djokovic
Pada titik-titik tertentu masih tampak pula gundukan tanah hasil penggalian drainase.
Sejumlah buis beton sudah disiapkan di sekitarnya, untuk selanjutnya dipasang di saluran pembuangan air itu. Sejumlah orang wara-wiri di sela-sela gundukan tanah, buis-buis beton yang belum dipasang dan para pekerja proyek. Arus lalu lintas tersendat. Tapi, di bagian-bagian yang sudah selesai, arus lalu lintas ramai lancar.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.