BREAKING NEWS
 

Curhat Warga Pulau Seribu Ke Ketua DPRD DKI

Harga BBM Lebih Mahal, Akses Tiket Kapal Seret

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : DAUD FADILLAH
Sabtu, 25 Juli 2026 06:25 WIB
Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin menerima audiensi Forum Mahasiswa Kepulauan Seribu di Ruang Rapat Ketua DPRD DKI Jakarta, Kamis (16/7/2026). (Foto: Dok. DPRD DKI Jakarta)

 Sebelumnya 
Suhud juga menyoroti tingginya harga BBM di Kepulauan Seribu. Dia menilai, usulan pembangunan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) terapung, perlu segera direalisasikan untuk mempermudah kebutuhan masyarakat. “Akan saya sampaikan, agar segera dicarikan solusi dan direalisasikan,” katanya. 

Dia menyatakan, seluruh aspirasi yang diterima akan diteruskan kepada Gubernur DKI Jakarta, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, serta Pemerintah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, agar segera ditindaklanjuti. 

Senada, Anggota DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik Zoelkifli menilai, pembangunan di Kepulauan Seribu masih jauh dari harapan. Padahal, Jakarta memiliki wilayah laut seluas sekitar 6.900 kilometer persegi, dengan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang besar. 

Baca juga : Gavi Tolak Putri Leonor

Menurut Ketua Fraksi PKS itu, Kepulauan Seribu memiliki potensi menjadi destinasi wisata kelas dunia maupun pusat pengelolaan hasil perikanan. Karena itu, pengelolaannya perlu belajar dari daerah lain yang dinilai berhasil mengembangkan wilayah kepulauan. 

“Kepulauan Seribu bisa menjadi sesuatu yang lebih hebat dari sekarang. Tapi sebelum jauh ke sana, kenapa tidak kita contoh Sulawesi Utara untuk pengelolaannya?” ujar Taufik. 

Ketua Forum Mahasiswa Kepulauan Seribu Muhammad Adzka mengatakan, persoalan yang paling banyak dikeluhkan masyarakat adalah sistem ticketing kapal. 

Baca juga : Amanda Manopo Uang Rp 3 M Raib, Diduga Digelapkan Eks Karyawan

Menurutnya, tiket kapal menuju Kepulauan Seribu kerap habis hanya dalam hitungan menit, sehingga warga lokal kesulitan mendapatkan akses transportasi. 

“Seharusnya ada kuota khusus untuk warga lokal. Namun, pada praktiknya, tidak ada sama sekali. Kadang dalam satu menit, tiket sudah habis,” curhat Adzka. 

Selain pembenahan transportasi, pihaknya berharap Pemprov DKI memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan sektor pariwisata, pembinaan kepemudaan, dukungan bagi atlet daerah, peningkatan representasi putra-putri asli Kepulauan Seribu dalam berbagai ajang. Serta perluasan akses beasiswa, agar semakin banyak generasi muda dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense