RM.id Rakyat Merdeka - Kemarau panjang membuat kawasan Megapolitan atau Jakarta dan sekitarnya terasa semakin panas. Di Pamulang, Tangerang Selatan, suhu siang hari pada Agustus 2026 kerap mencapai 34 derajat Celsius. Untuk mengatasi dampak kemarau, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI meningkatkan upaya membuat hujan buatan.
Sebulan sebelumnya, yaitu Juli 2026, suhu di Pamulang kerap 33 derajat Celsius pada siang hari. Sangat panas dan bikin gerah.
Syukurnya, meskipun musim kemarau, hujan sedikit-sedikit mulai turun di Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Antara lain pada Sabtu (15/8/2026), pukul 14.00.35 Waktu Indonesia Barat (WIB) dan Rabu (19/8/2026), sekitar pukul 15.30 dan sekitar pukul 18.00 WIB.
Meskipun hujan itu cuma sebentar, tapi lumayan meringankan dampak kemarau. Sedikit mengurangi panas dalam dua hari tersebut. Pohon-pohon yang layu jadi agak segar.
Baca juga : Trio Chelsea Kubur Fulham
Demikian catatan Editor Rakyat Merdeka, mengenai cuaca di Pamulang dan sekitarnya yang lokasinya dekat perbatasan Banten dengan Jakarta Selatan.
Sementara itu, Reporter Rakyat Merdeka mencatat, pada Rabu (19/8/2026), sekitar pukul 18.00 WIB, hujan juga turun di Ciputat, Tangsel, dekat kampus Universitas Islam Negeri (UIN). Lokasi ini juga dekat dengan Jakarta Selatan.
Pada hari yang sama, Rabu (19/8/2026), masih sekitar pukul 18.00 WIB, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan keterangan mengenai hujan buatan yang turun di sejumlah wilayah Jakarta.
Keterangan tersebut disampaikan Pram di kantor Gubernur DKI, Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Baca juga : Janice Lolos, Aldila Gembos
Dengan demikian, Pram meng-update keterangannya hari itu. Karena siang harinya, Pram menyampaikan keterangan bahwa operasi modifikasi cuaca (OMC), dalam hal ini hujan buatan, belum berhasil.
“Karena, belum ada awan untuk mendukung operasi modifikasi cuaca,” kata mantan Sekretaris Kabinet ini, pada siang itu.
Beberapa hari kemudian, Pram kembali bicara mengenai OMC. Intinya, OMC yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI tidak selalu berhasil.
Pemprov DKI Jakarta belakangan ini meningkatkan pelaksanaan OMC sebagai salah satu upaya untuk membantu mengurangi polusi udara di Jakarta pada musim kemarau.
Baca juga : 5.800 Gempa Susulan Terjadi di Flores, BMKG Minta Warga Tenang
Pram menjelaskan, tim OMC telah melakukan beberapa kali penerbangan untuk menghasilkan hujan buatan. Namun, upaya tersebut belum seluruhnya menghasilkan hujan seperti yang diharapkan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.