RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan lonjakan kasus influenza dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah ibu kota masih tergolong ringan (mild). Kenaikan tren penyakit saluran pernapasan tersebut dipastikan belum menunjukkan indikasi kondisi darurat maupun wabah.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengonfirmasi bahwa jajarannya telah berkoordinasi secara intensif dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan Kementerian Kesehatan guna memantau perkembangan tren penyakit tersebut di masyarakat.
Baca juga : Pemkot Bogor Minta Hibah Truk Sampah dan Damkar ke Pemprov DKI
“Saya sudah berkomunikasi dengan Ibu Kepala Dinas Kesehatan dan jajaran Kementerian Kesehatan. Memang ada kenaikan, tetapi sebenarnya kenaikannya kecil sekali,” ujar Pramono di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Pramono menjelaskan bahwa ambang batas penetapan status wabah atau kejadian luar biasa masih sangat jauh dari kondisi riil saat ini. Peningkatan kasus yang tercatat di fasilitas kesehatan belum mencapai kriteria yang mengkhawatirkan.
Baca juga : Gaji Stagnan, Bensin Naik, Tarif Transjakarta Ikut Menyusul: Makasih Lho Pak!
“Kenaikan itu baru menjadi outbreak ataupun dianggap sebagai wabah atau bencana kalau di atas 150 persen. Ini kenaikannya masih sangat mild, yaitu 15 persen,” terangnya.
Meski situasi dinilai terkendali, Pemprov DKI Jakarta mengimbau warga untuk tetap waspada dan tidak mengabaikan gejala-gejala awal gangguan pernapasan. Warga yang mulai merasakan indikasi flu maupun ISPA disarankan segera mengakses layanan medis terdekat.
Baca juga : Pramono Ancam Pecat ASN DKI Terlibat Calo Rekrutmen Damkar
“Kami meminta kepada seluruh warga masyarakat yang merasa terindikasi terkena flu, apakah itu flu A dan sebagainya atau ISPA, segera ke rumah sakit. Semua rumah sakit milik pemerintah daerah dan puskesmas membuka diri untuk pengobatan,” imbau Pramono.
Pramono kembali menekankan bahwa berdasarkan masukan dari para ahli kesehatan, kondisi kesehatan publik di Jakarta masih sangat terjaga. “Jakarta masih aman-aman saja untuk hal yang berkaitan dengan influenza,” tegasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.