BREAKING NEWS
 

Jakpro dan Prakarsa Warga Jakut Dorong Pengelolaan Sampah Komunitas

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Kamis, 1 Oktober 2026 10:47 WIB
PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro berkolaborasi dengan Prakarsa Warga Jakarta Utara meluncurkan gerakan Pemilahan Sampah Berbasis Komunitas demi memicu perubahan perilaku dari lingkup rumah tangga.

RM.id  Rakyat Merdeka - Upaya menekan volume sampah di Jakarta terus didorong hingga ke tingkat tapak. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro berkolaborasi dengan Prakarsa Warga Jakarta Utara meluncurkan gerakan Pemilahan Sampah Berbasis Komunitas demi memicu perubahan perilaku dari lingkup rumah tangga.

Program dengan Sistem Pilah 3 ini mulai melangkah mandiri di enam RT yang tersebar di wilayah Sunter Agung (RW 006) dan Papanggo (RW 007). Hingga akhir Desember 2026, inisiatif ini membidik potensi pengumpulan 3.850–4.000 kilogram sampah bernilai jual dengan nilai ekonomi mencapai Rp11,5–12 juta, sekaligus berpotensi mereduksi emisi karbon hingga 5.800–6.000 kilogram CO₂e atau sekitar 5,8–6 ton CO₂e.

Baca juga : Kolaborasi Jakpro & Feel Good Network Perkuat Strategi Komersialisasi JIS

Keberhasilan gerakan ini digantungkan pada partisipasi aktif warga dengan target jangkauan mencapai 80 persen Kepala Keluarga (KK). Keterlibatan langsung ini menempatkan masyarakat bukan sekadar penerima manfaat, melainkan sebagai aktor utama pengelolaan lingkungan.

Adsense

“Kami ingin program TJSL Jakpro tidak berhenti pada pemberian bantuan. Yang lebih penting adalah bagaimana program tersebut dapat menciptakan perubahan, membangun kemandirian masyarakat, dan memberikan manfaat yang dapat diukur,” ujar VP Corporate Secretary Jakpro, M Alfin Rinaldinsyah.

Baca juga : Jalur LRT Jakarta Velodrome–Manggarai Mulai Diujicoba

Alfin menegaskan pentingnya pendekatan akar rumput yang mengusung prinsip dari, oleh, dan untuk warga. Menurutnya, pondasi perubahan yang berkelanjutan baru terbentuk ketika masyarakat sudah mampu menjalankan sistem pemilahan secara mandiri dalam keseharian mereka.

Tak hanya menitikberatkan pada aspek partisipasi, Jakpro turut menerapkan metode Social Return on Investment (SROI) guna mengukur efektivitas program. Pendekatan ini mengonversi dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan ke dalam kalkulasi yang terukur agar selaras dengan prinsip shared value dan ekonomi sirkular.

Baca juga : Pemprov DKI Dukung Jakpro Jadi Pengembang Kota Terpadu

Capaian serta indikator keberhasilan dari enam RT percontohan ini nantinya akan dievaluasi oleh Jakpro sebagai pijakan untuk memperluas (scaling up) jangkauan program ke wilayah RT dan RW lainnya di Jakarta Utara.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense