Dark/Light Mode

DPRD DKI Dorong Jakpro Perkuat Kolaborasi Strategis Dengan BUMD Lain

Sabtu, 11 Oktober 2025 08:17 WIB
Balkoters Talk bertajuk Akselerasi Langkah Strategis Jakpro Wujudkan Jakarta sebagai Kota Global di Pressroom Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (10/10/2025). (Foto: Dede Iswadi Idris/Rakyat Merdeka/RM.id)
Balkoters Talk bertajuk Akselerasi Langkah Strategis Jakpro Wujudkan Jakarta sebagai Kota Global di Pressroom Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (10/10/2025). (Foto: Dede Iswadi Idris/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, yang fokus pada infrastruktur. Jakpro juga mendapat penugasan membangun sarana transportasi dan utilitas.

Proyek pekerjaan Jakpro kerap bersinggungan dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan BUMD lain. Karena itu, Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Pantas Nainggolan mendorong agar Jakpro mempererat kolaborasi dengan SKPD atau BUMD lain. Tujuannya, untuk menghindari tumpang tindih proyek.

"Sinergisitas antar BUMD itu mutlak ke depan. Tidak boleh ada program Jakpro yang tidak ditopang oleh BUMD lain," kata Pantas dalam Balkoters Talk bertajuk 'Akselerasi Langkah Strategis Jakpro Wujudkan Jakarta sebagai Kota Global' di Pressroom Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (10/10/2025).

Baca juga : PT Surveyor Indonesia Perkuat Implementasi ESG & Dorong Pembiayaan Berkelanjutan

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta ini mengingatkan, pembangunan kota global butuh keterpaduan. Harmonisasi kerja antar SKPD dan BUMD akan membuat proyek infrastruktur berjalan lebih efisien.

Selain itu, koordinasi ini juga dapat mengurangi gangguan terhadap aktivitas masyarakat. Contohnya, dalam proyek-proyek jaringan utilitas kota, yang mengharuskan pekerjaan galian di badan jalan. Pantas bilang, penataan yang terpadu akan mencegah pengerjaan ulang di satu lokasi.

“Sehingga tidak ada lagi setelah proyek galian Jakpro, kemudian di lokasi yang sama ada proyek galian utilitas lain yang dilakukan BUMD atau SKPD lain,” ujarnya.

Baca juga : GDPS Perkuat Transformasi Bisnis Dan Digitalisasi Layanan BPO

Pantas menilai, BUMD juga harus menggandeng sektor swasta untuk mendukung pembiayaan proyek strategis, sehingga akan mempercepat pencapaian target kota global.

"Ke depan perlu ada peranan BUMD untuk mensinergikan termasuk dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta supaya semakin terpadu setiap pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan" pungkas Pantas.

Direktur Utama PT Jakpro Iwan Takwin mengatakan, pihaknya menyiapkan berbagai infrastruktur publik menjadi multi-purpose venue atau ruang serbaguna untuk menjadikan Jakarta sebagai destinasi event internasional.

Baca juga : Pemerintah Percepat Pembayaran Kompensasi Listrik Dan BBM 2025

Strategi tersebut dilakukan dengan mengoptimalkan fasilitas seperti Jakarta International Stadium (JIS), Velodrome dan Taman Ismail Marzuki (TIM).

Menurutnya, strategi itu bagian dari upaya menjadikan Jakarta sebagai pusat kegiatan internasional. Dia menegaskan, konsep multi-purpose bukan sekadar efisiensi fasilitas, tetapi strategi untuk menggerakkan ekonomi kreatif kota.

"Orang nanti bukan cuma orang di luar Jakarta, tetapi di luar Indonesia pun bisa menjadwalkan tripnya ke Jakarta karena event-event destinasi itu," ujar Iwan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.