BREAKING NEWS
 

Warga Gembira Meski Masih Terasa Gerah

Hujan Mulai Guyur Bekasi dan Tangsel

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : DAUD FADILLAH
Minggu, 25 Oktober 2026 06:25 WIB
Ilustrasi, Pengendara nekat menerobos hujan deras. (Foto: Tedy Kroen/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Cuaca di tepian Jakarta menunjukkan perubahan. Hujan mengguyur sejumlah wilayah di Kota Bekasi dan Tangerang Selatan (Tangsel) setelah lama mengalami kemarau panjang. Warga gembira meski hujan belum mengubah signifikan udara menjadi lebih sejuk.

Hujan cukup deras mengguyur Pamulang Timur, Pamulang, Tangsel, Banten, dekat Jakarta Selatan (Jaksel), Jumat (23/10/2026), sekitar pukul 15.05 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Hujan yang perlahan-lahan mengecil dan berhenti sekitar pukul 16.30 WIB ini, terasa belum terlalu menyejukkan udara pada sore itu. Sejak September hingga Oktober 2026, Pamulang terasa panas atau gerah sekali, meskipun hari sudah sore.

Demikian cerita Editor Rakyat Merdeka (RM) dari Pamulang, tepian Jaksel. Informasi serupa juga disampaikan karyawan RM dari Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel).

Sedangkan reporter RM melaporkan, di Kota Tangerang, Banten, persisnya dari arah Cipondoh menuju Pinang, terpantau cerah pada Jumat (23/10/2026), sekitar 15.20 WIB.

Namun, dari wilayah Pinang, tepatnya di pertigaan Graha Raya menuju Ciledug, hujan. Meski begitu, hujan hanya sampai wilayah perempatan Ciledug.

Dari Ciledug ke arah Larangan, dekat dengan Jakarta Selatan, hanya mendung. Bahkan, sekitar pukul 16.00 WIB, wilayah Larangan kembali cerah.

Baca juga : Kimi Antonelli Selangkah Lagi Jadi Juara F1 Termuda

Pada waktu yang hampir bersamaan, Fotografer RM bercerita, Tanah Baru, Beji, Kota Depok, Jawa Barat, gerimis (hujan sangat kecil). Sedangkan Reporter RM yang sore itu berada di Cimanggis, Depok, menginformasikan, lokasi ini tidak gerimis, apalagi hujan.

Info serupa disampaikan Videografer RM yang sore itu berada di Pondok Gede, perbatasan Kota Bekasi dengan Jakarta Timur. Tapi, pada pukul 19.10 WIB, hujan intensitas sedang mulai mengguyur Pondok Gede.

Pada pukul 19.45 WIB, Editor RM yang sedang berada di Jatiasih, Kota Bekasi melaporkan, hujan mulai mengguyur wilayah ini. Sejumlah warga Bekasi mengaku gembira hujan turun, meskipun udara belum berubah signifikan menjadi sejuk.

Sedangkan para Reporter dan Videografer RM yang sore itu berada di Gedung DPR, Markas Polda Metro Jaya, dan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, bercerita bahwa lokasi liputan mereka tidak diguyur hujan. Informasi serupa disampaikan Reporter RM yang sore itu tengah berada di Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kemudian, pada pukul 19.22 WIB hari itu, Reporter RM yang bertugas di Balai Kota Jakarta juga menginformasikan, hujan belum turun, meskipun Jakarta Pusat sudah mendung.

Adsense

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan agar dilakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada 22–23 Oktober 2026, guna membantu memperbaiki kondisi cuaca dan kualitas udara di Ibu Kota.

Langkah ini dilakukan menjelang penyelenggaraan Jakarta Running Festival dan sebuah konser musik yang dijadwalkan berlangsung pada 24–25 Oktober 2026.

Baca juga : Banyak Anggota Kabinet Masuk RS

Pram mengatakan, dirinya telah memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta untuk menggelar OMC itu. Ia berharap, upaya tersebut dapat membuat kondisi Jakarta lebih sejuk, sebelum rangkaian acara berlangsung.

“Kebetulan kemarin hadir BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) dan Kepala BPBD. Saya menyampaikan, tanggal 24-25 ada acara yang bersifat internasional, yaitu Jakarta Running Festival dan Konser Ye,” kata Pram di Balai Kota Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Pram menjelaskan, pelaksanaan modifikasi cuaca berlangsung selama dua hari, yakni 22 dan 23 Oktober 2026. Meski demikian, ia menyebut pelaksanaan lebih awal juga memungkinkan apabila kondisi mendukung.

“Jadi, saya berharap, mudah-mudahan sebelum pelaksanaan Jakarta Running Festival, Jakarta sudah lebih sejuklah,” kata mantan Sekjen PDIP ini.

Pram mengatakan, upaya modifikasi cuaca diharapkan dapat mendukung turunnya hujan buatan, apabila kondisi atmosfer memungkinkan.

Namun, lanjut Pram, keberhasilan modifikasi cuaca bergantung pada kondisi atmosfer dan ketersediaan awan yang sesuai.

Karena itu, tandas Pramono, hujan maupun perubahan kualitas udara tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan rencana pelaksanaan OMC.

Baca juga : Kapolri: Hadiah 2 Tahun Pemerintahan Prabowo

Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik Cyril Raoul Hakim menambahkan, prioritas OMC ini adalah demi kenyamanan warga Jakarta.

“Pemprov berkoordinasi dengan BMKG serta BPBD, agar OMC berjalan aman dan optimal,” ujar pria berpanggilan Chico ini.

Chico menjelaskan, BPBD DKI Jakarta menetapkan posko operasi di Bandara Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan. Bandara ini dekat dengan perbatasan Banten dan Jakarta. Tepatnya, di tepian Jakarta Selatan.

Dia pun mengimbau masyarakat untuk memantau prakiraan cuaca resmi dari BMKG, dan mengikuti informasi terkini melalui kanal resmi Pemprov DKI Jakarta. DAF/RAA

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense