BREAKING NEWS
 

Ade Suherman Dorong Anggaran Pelatihan Kerja DKI Naik 2 Kali Lipat Pada 2027

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : FAQIH MUBAROK
Kamis, 29 Oktober 2026 17:54 WIB
Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H. Ade Suherman. Foto: DPRD DKI

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H. Ade Suherman mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meningkatkan anggaran pelatihan kerja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027.

Usulan tersebut disampaikan untuk mendukung target Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jakarta hingga 3,5 persen.

Ade Suherman yang merupakan anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) 8 Jakarta Selatan menilai target penurunan pengangguran harus disertai kebijakan konkret, terutama melalui peningkatan keterampilan pencari kerja dan perluasan akses terhadap kesempatan kerja.

Ia secara khusus mendorong peningkatan anggaran bagi Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) serta Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD).

Baca juga : Pembuang Sampah Dan PKL Liar Bakal Ditindak

“Target menurunkan pengangguran hingga 3,5 persen harus didukung langkah nyata, bukan hanya menjadi angka yang ingin dicapai. Karena itu, kami mendorong agar anggaran pelatihan kerja pada 2027, khususnya untuk PPKD dan Mobile Training Center, ditingkatkan minimal dua kali lipat dibandingkan 2026,” tegas Ade dalam keterangan resminya, Kamis (29/10/2026).

Menurutnya, program pelatihan harus didukung fasilitas yang memadai, peralatan praktik yang sesuai perkembangan teknologi, serta akses sertifikasi profesi. Penguatan fasilitas pelatihan juga dinilai penting untuk memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat.

Adsense

Karena itu, Ade mendorong agar peningkatan anggaran tidak hanya berorientasi pada penambahan kegiatan, tetapi juga pada kualitas pembelajaran dan hasil yang dapat diukur.

Pengembangan Mobile Training Center dinilai dapat membantu memperluas akses pelatihan bagi masyarakat yang sulit menjangkau pusat pelatihan tetap. Sejumlah bidang yang dinilai perlu mendapat perhatian meliputi teknologi informasi, pemasaran digital, energi terbarukan, dan layanan caregiver atau pendamping perawatan.

Baca juga : Kenneth Sidak Flyover Latumenten, Progres Pembangunan Capai 83 Persen

Pengembangan pelatihan pada sektor-sektor tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak pilihan karier bagi pencari kerja di Jakarta. Langkah selanjutnya adalah memperkuat hubungan antara program pelatihan dan penyerapan tenaga kerja.

Ade menilai keberhasilan program tidak cukup diukur dari jumlah peserta yang mengikuti pelatihan atau menyelesaikan pendidikan keterampilan.

Untuk itu, Ade mendorong integrasi data dan layanan lulusan PPKD dengan platform Karir Jakarta, kegiatan bursa kerja atau job fair, serta informasi kebutuhan tenaga kerja dari badan usaha milik daerah (BUMD) dan sektor swasta.

Ade menegaskan bahwa upaya menurunkan tingkat pengangguran di Jakarta membutuhkan kerja sama berbagai pihak.

Baca juga : Tekan Pengangguran, Tambah Dong Anggaran Pelatihan Kerja

Pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dunia usaha, dan industri perlu membangun koordinasi agar peningkatan keterampilan berjalan seiring dengan tersedianya lapangan pekerjaan.

“Kalau kita ingin menurunkan pengangguran hingga 3,5 persen, investasi terhadap sumber daya manusia tidak boleh setengah-setengah. Anggaran pelatihan harus diperkuat, kompetensinya harus sesuai kebutuhan pasar, dan lulusannya harus dibantu agar terserap ke dunia kerja. Dengan langkah yang terintegrasi, generasi muda Jakarta akan memiliki peluang lebih besar untuk bekerja dan bersaing,” tutup Ade Suherman.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense