Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perkuat Penyuluh Pertanian, Amran-Tito Terbitkan Surat Edaran Bersama
- Kemenekraf Dorong Daya Saing Produk Lokal Lewat Workshop Sinergi Desain
- ILeague Kecam Kekerasan Terhadap Persib U-18 di Rest Area Batang
- Persib Kecam Penyerangan Rombongan EPA U18
- Man United Vs Atletico Madrid, Waspada Tren Positif Tuan Rumah
Kasus Influenza A Naik, Deteksi Dini Jadi Kunci
Dinkes Diminta Siaga & Perkuat Kesiapan RSUD
Selasa, 13 Oktober 2026 06:25 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta memperkuat deteksi dini kasus Influenza A dan memastikan kesiapan fasilitas kesehatan. Langkah antisipasi diperlukan agar peningkatan penyebaran virus tidak terlambat ditangani.
Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Justin Adrian Untayana meminta Dinkes DKI melakukan screening untuk memastikan perkembangan kasus Influenza A tetap terkendali.
“Jangan sampai kecolongan, karena risikonya adalah kesehatan warga bisa terancam,” kata Justin, Rabu (7/10/2026).
Justin meminta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI kembali mengecek kondisi di lapangan. “Apakah kondisinya masih wajar atau malah lebih parah,” ujar Anggota Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini.
Justin juga meminta fasilitas kesehatan milik Pemprov DKI bersiap-siap untuk menghadapi kemungkinan peningkatan kasus.
Selain itu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) juga harus memastikan ketersediaan obat-obatan, dan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga kesehatan, agar tidak tertular.
Baca juga : Setan Merah Akan Diuji Neraka Metropolitano
Justin mengingatkan, perlindungan bagi tenaga kesehatan juga penting, agar mereka dapat memberikan pelayanan kepada pasien tanpa ikut terpapar virus.
Dia juga mengingatkan masyarakat, agar tetap menjaga daya tahan tubuh, dengan menerapkan pola hidup sehat, mulai dari menjaga asupan makanan, cukup beristirahat, berolahraga, hingga mengatur aktivitas. “Dengan demikian, tidak gampang terserang virus,” tandasnya.
Justin mengingatkan agar peningkatan kasus Influenza A ini jangan sampai menjadi wabah.
“Betul. Saya ingin mengingatkan bahwa Influenza A tidak boleh dianggap remeh, terutama ketika sudah ada informasi mengenai peningkatan penyebaran kasus,” jawabnya.
Namun, lanjutnya, masyarakat tidak perlu panik atau buru-buru menyimpulkan bahwa ini akan menjadi wabah. “Yang saya tekankan adalah pentingnya langkah antisipasi sejak dini,” tandasnya.
Justin mengingatkan, jangan sampai Pemprov DKI baru bergerak setelah situasinya memburuk. “Belajar dari pandemi Covid-19, kini kita harus bergerak berdasarkan perencanaan. Bukan bergerak setelah kejadian,” sarannya.
Baca juga : Cabut Dari MotoGP, Morbidelli Incar Podium Superbike
Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung belum lama ini menyampaikan bahwa penyebaran virus Influenza A mengalami kenaikan sebesar 15 persen.
Namun demikian, menurut Pram, kenaikan kasus Influenza A dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Jakarta, masih dalam kategori ringan.
Kondisi tersebut, menurut Pram, sama sekali belum menunjukkan lonjakan signifikan maupun masuk kategori wabah.
Pram mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI dan jajaran Kementerian Kesehatan untuk memantau perkembangan kasus Influenza A dan ISPA.
“Memang ada kenaikan, tetapi sebenarnya kenaikannya kecil sekali,” kata Pram di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (29/9/2026).
Menurut Pram, kenaikan saat ini masih jauh dari batas yang menjadi perhatian serius. “Kenaikan itu baru dianggap sebagai wabah atau bencana, kalau di atas 150 persen,” jelasnya.
Baca juga : Timur Tengah Makin Membara
Meski begitu, Pram mengimbau warga tidak mengabaikan gejala influenza maupun ISPA. Masyarakat yang mengalami gejala itu, perlu segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
“Kalau merasa terindikasi terkena flu, apakah itu flu A dan sebagainya atau ISPA, segera ke rumah sakit,” saran mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ini.
Pram pun memastikan, RSUD dan Puskesmas membuka layanan bagi masyarakat yang membutuhkan pengobatan. [DRS/RAA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya