Sebelumnya
“Saat ini kami sudah mulai melakukan kegiatan rutin setiap hari. Dan, kami akan melakukan penempatan beberapa petugas untuk memelihara taman,” ujarnya.
Tak hanya taman, Pemprov DKI membersihkan waduk.
Petugas Dinas Kebersihan mengerahkan eskavator besar untuk mengeruk eceng gondok dari waduk. Mereka menargetkan pembersihan sampah di waduk seluas 80 hektare tersebut selesai dalam waktu dekat ini.
Baca juga : Satu Orang Tewas, Ribuan Rumah Terendam Banjir Di Sekadau Kalbar
Transisi Pengelolaan
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui, Taman Waduk Pluit sempat terbengkalai. Hal itu terjadi antara lain karena sedang terjadi transisi pemindahan pengelolaan taman.
“Taman Pluit itu sebelumnya dikelola Jakpro. Kemudian diserahterimakan ke bagian aset di Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD). Kemudian, diserahkan lagi ke Dinas Pertamanan dan Hutan Kota,” kata Wagub.
Baca juga : Klaim Asuransi Disetujui, Wanda Hamidah-Prodential Capai Titik Temu
Meskipun begitu, dia berjanji bakal segera membenahi taman ini. Pemprov DKI sudah menyiapkan anggarannya pada tahun depan.
“Karena ini penyerahannya baru, sehingga belum ada anggarannya. Pasti kami anggarkan pemeliharaannya, kebersihannya, kerapian waduk, dan lainnya di tahun 2022,” tutur Riza.
Sebagai informasi, Taman Kota Waduk Pluit dibangun di era Gubernur Joko Widodo (Jokowi) dan diresmikan lewat penandatanganan prasasti pada 17 Agustus 2013. Pembangunan terus berlanjut hingga era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Status lahan tanah Taman Kota Waduk Pluit juga masih bermasalah hingga saat ini. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.