RM.id Rakyat Merdeka - Hari ini, wilayah selatan Jawa Timur diguncang gempa tektonik pada pukul 06.01.33 WIB.
Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo M5,0.
Episenter gempa terletak pada koordinat 8,55° LS; 113,48° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 43 km arah Barat Daya Kota Jember, Jawa Timur pada kedalaman 26 km.
"Bila memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dalam lempeng (intraplate earthquake) yang dipicu aktivitas sesar aktif di dasar laut," jelas BMKG dalam pernyataannya, Kamis (16/12).
Baca juga : Gempa M 5,1 Guncang Jember, Tak Berpotensi Tsunami
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan, gempa memiliki pergerakan sesar naik (thrust fault).
Dampak Gempa
Guncangan gempa dirasakan di daerah Puger V MMI ( Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun ), Jember IV MMI (bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah) Denpasar, Kuta, Legian III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan akan truk berlalu), Banyuwangi II-III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan akan truk berlalu).
Sementara gempa berskala II MMI mengguncang wilayah Jimbaran, Karangkates, Lumajang, Bondowoso. Dalam gempa berskala II MMI, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
Baca juga : Gempa M5 Guncang Nias Barat, Tak Berpotensi Tsunami
Hingga saat ini, dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut masih dalam pendataan. Hasil pemodelan menunjukkan, gempa ini TIDAK BERPOTENSI
Hingga pukul 06.18 WIB pagi ini, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa.
Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Serta menghindari bangunan yang retak atau rusak karena gempa.
Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa. Atau tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.
Baca juga : Kabupaten Malang Digoyang Gempa M5.3, Tak Berpotensi Tsunami
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (https://www.bmkg .go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.