Sebelumnya
“Sekarang, ada motor listrik tapi seakan sepeda listrik. Sebetulnya sepeda, tapi itu berbahaya,” katanya.
Danto menegaskan, pihaknya segera menertibkan peredaran sepeda listrik terutama yang digunakan hingga jalan raya. Sebab, sepeda listrik dengan kecepatan tempuh maksimal 25 km/jam memang tidak didesain untuk digunakan di jalan raya.
Menurutnya, Kemenhub juga menyoroti masifnya sepeda listrik sering dikendarai oleh anak kecil. Sebab, tersebut sangat berbahaya, terutama dari sisi keselamatan jalan.
“Tidak usah sepeda motor, sepeda listrik pun untuk anak kecil sudah terbahaya,” cetusnya.
Baca juga : Dana Bansos Rp 630 M Masih Ngendon Di Bank
Ketua Harian Asosiasi Baterai dan Kendaraan Listrik Indonesia (ABKLI) Firdaus Komarno menegaskan, pihaknya mendukung penertiban terhadap penjual dan produsen sepeda listrik yang kecepatannya melebihi batas yang ditentukan.
“Produsen yang melanggar aturan harus dikenakan sanksi. Sebab, selain tidak mematuhi aturan bisnis, juga membuka peluang terjadinya kecelakaan bagi anak-anak pengguna sepeda listrik,” ujarnya.
Firdaus juga menegaskan, produsen tidak boleh memproduksi sepeda listrik di luar ketentuan yang telah ditetapkan oleh Kemenhub. Jika terbukti memproduksi sepeda listrik dengan kecepatan di atas 25 km/jam secara sengaja, produksi harus dihentikan sementara.
ABKLI, lanjut dia, berkomitmen menjamin keselamatan pengguna sepeda listrik dan motor listrik dengan menegakkan aturan yang ada.
“Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan dan memastikan kepatuhan produsen terhadap peraturan yang berlaku,” pungkasnya.
Di media sosial X, netizen juga prihatin dengan perilaku buruk para pengguna sepeda listrik di jalan raya. Sebab, pengendaranya banyak yang masih anak-anak.
Akun @muthiastp menilai, sepeda listrik lebih menyeramkan daripada sepeda motor biasa. Sebab, sepeda tersebut banyak digunakan anak-anak hingga ke jalan raya.
“Sepeda listrik nggak ada suaranya. Sekarang, banyak dipakai anak-anak. Kalau dipakai malam-malam rawan banget nabrak orang,” keluhnya.
Baca juga : Berapa Atlet Positif Terpapar Virus, Paris “Diserang” Covid-19
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis, 1 Agustus 2024 dengan judul Rawan Kecelakaan, Perlunya Sosialisasi Aturan Sepeda Listrik Untuk Anak
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.