BREAKING NEWS
 

Rawan Kecelakaan, Perlunya Sosialisasi Aturan Sepeda Listrik Untuk Anak

Reporter : OSPI DARMA
Editor : ABDUL SHOMAD
Kamis, 1 Agustus 2024 07:25 WIB
Anggota polisi menegur pengendara sepeda listrik yang masuk jalan umum. (Foto: Korlantas Polri)

 Sebelumnya 
“Sekarang, ada motor lis­trik tapi seakan sepeda listrik. Sebetulnya sepeda, tapi itu ber­bahaya,” katanya.

Danto menegaskan, pihaknya segera menertibkan peredaran sepeda listrik terutama yang digunakan hingga jalan raya. Sebab, sepeda listrik dengan kecepatan tempuh maksimal 25 km/jam memang tidak didesain untuk digunakan di jalan raya.

Menurutnya, Kemenhub juga menyoroti masifnya sepeda lis­trik sering dikendarai oleh anak kecil. Sebab, tersebut sangat berbahaya, terutama dari sisi keselamatan jalan.

“Tidak usah sepeda motor, sepeda listrik pun untuk anak kecil sudah terbahaya,” cetusnya.

Baca juga : Dana Bansos Rp 630 M Masih Ngendon Di Bank

Ketua Harian Asosiasi Baterai dan Kendaraan Listrik Indonesia (ABKLI) Firdaus Komarno menegaskan, pihaknya mendu­kung penertiban terhadap pen­jual dan produsen sepeda listrik yang kecepatannya melebihi batas yang ditentukan.

“Produsen yang melanggar aturan harus dikenakan sanksi. Sebab, selain tidak mematuhi aturan bisnis, juga membuka peluang terjadinya kecelakaan bagi anak-anak pengguna sepeda listrik,” ujarnya.

Firdaus juga menegaskan, produsen tidak boleh mem­produksi sepeda listrik di luar ketentuan yang telah ditetapkan oleh Kemenhub. Jika terbukti memproduksi sepeda listrik den­gan kecepatan di atas 25 km/jam secara sengaja, produksi harus dihentikan sementara.

ABKLI, lanjut dia, berkomit­men menjamin keselamatan pengguna sepeda listrik dan mo­tor listrik dengan menegakkan aturan yang ada.

Baca juga : Final Kepagian

“Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan dan memastikan kepatuhan pro­dusen terhadap peraturan yang berlaku,” pungkasnya.

Di media sosial X, netizen juga prihatin dengan perilaku buruk para pengguna sepeda listrik di jalan raya. Sebab, pengendaranya banyak yang masih anak-anak.

Akun @muthiastp menilai, sepeda listrik lebih menyeram­kan daripada sepeda motor biasa. Sebab, sepeda tersebut banyak digunakan anak-anak hingga ke jalan raya.

“Sepeda listrik nggak ada suaranya. Sekarang, banyak dipakai anak-anak. Kalau dipak­ai malam-malam rawan banget nabrak orang,” keluhnya.

Baca juga : Berapa Atlet Positif Terpapar Virus, Paris “Diserang” Covid-19

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis, 1 Agustus 2024 dengan judul Rawan Kecelakaan, Perlunya Sosialisasi Aturan Sepeda Listrik Untuk Anak

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense