BREAKING NEWS
 

Asta Cita Prabowo-Gibran, Wujudkan Swasembada Pangan Dan Kemerdekaan Petani

Reporter : OSPI DARMA
Editor : FAQIH MUBAROK
Jumat, 16 Agustus 2024 13:50 WIB
Sekjen Pemuda Tani Indonesia, Suroyo. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Kemerdekaan Negara Republik Indonesia dicapai dengan perjuangan rakyat semesta, terkhusus petani dan masyarakat perdesaan. Bung Karno menyebutkan kemerdekaan sebagai Jembatan Emas menuju pintu gerbang bagi seluruh tumpah darah rakyat Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.

Hal ini juga ditekankan oleh Tan Malaka, pahlawan nasional penulis buku Naar de Republiek Indonesia atau menuju Indonesia Merdeka yang diterbitkan tahun 1925. Tan Malaka mengingatkan untuk mengisi kemerdekaan harus dicapai dengan Merdeka 100 Persen.

Sekjen Pemuda Tani Indonesia, Suroyo menyatakan, pasangan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih Prabowo-Gibran, mengilhami makna kemerdekaan dari kedua pendiri bangsa tersebut untuk menyusun Visi Asta Cita tahun 2024-2029.

"Terkhusus untuk petani, nelayan, dan masyarakat perdesaan lainnya. Karena sebagai negara agraris, fokus utama pembangunan dititikberatkan di Kawasan perdesaan," kata Suroyo dalam keterangannya, Jumat (16/8/2024).

Baca juga : Mewujudkan Cita-cita Kemerdekaan

Pada butir Asta Cita kedua, sebagai upaya bersama Menuju Indonesia Maju, Prabowo-Gibran memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui Swasembada Pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.

Diungkapkan, Swasembada Pangan merupakan upaya negara untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional dari produksi dalam negeri. Asta Cita tentu melanjutkan dan menyempurnakan Visi Nawa Cita dan Visi Indonesia Maju yang telah digagas dan dijalankan Presiden Joko Widodo sejak tahun 2014.

Prabowo-Gibran memulai dengan meneruskan agenda Reformasi Agraria untuk memperbaiki kesejahteraan petani dalam arti luas, sekaligus mendukung peningkatan produksi di sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan, perikanan, dan kelautan.

"Juga pelaksanaan Reforma Agraria 9 juta hektare dan penyelesaian konflik agraria yang sudah berjalan satu dasawarsa ini dijadikan pijakan awal. Karena agraria bagi masyarakat desa merupakan pondasi alat produksi," tuturnya.

Baca juga : AIA Vitality Kolaborasi Dengan Kopi Kenangan Meriahkan Momen Kemerdekaan RI

Selanjutnya Prabowo-Gibran akan merevitalisasi dan membangun sebagian besar hutan rusak dan tidak termanfaatkan menjadi lahan untuk aren, ubi kayu, ubi jalar, sagu, sorghum, kelapa, dan bahan baku bioetanol lainnya dengan sistem tumpang sari.

Program ini untuk mendukung pencapaian kedaulatan energi nasional dan menciptakan jutaan lapangan kerja baru. Pelaksanaan ini tentu mempertimbangkan kelestarian alam dan menempatkan masayrakat sekitar sebagai subjek, bukan objek dari kebijakan.

Karena itu, secara bersamaan, dilakukan rehabilitasi terhadap hutan rusak menjadi hutan alam, Hutan Tanaman Industri (HTI), dan hutan produksi dengan menerapkan skema Public Private People Partnership (PPPP) dengan manfaat terbesar akan dirasakan oleh masyarakat.

Tidak hanya di kawasan hutan atau areal sekitar, namun juga merevitalisasi jutaan hektar lahan yang rusak menjadi lahan produktif bagi peningkatan produksi pangan untuk mendukung kemandirian dan ketahanan pangan nasional.

Baca juga : Presiden Terpilih Prabowo: Kita Lanjutkan IKN, Kalau Bisa Percepat

Selain itu, sebutnya, Prabowo-Gibran tak akan memunggungi lautan. Kedaulatan pangan dipastikan berbasis protein hasil laut melalui program perikanan budidaya laut (marine aquaculture) dan perikanan budidaya pantai (coastal aquaculture), serta perikanan laut dalam (deep see fishing).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense