Dark/Light Mode

Presiden Terpilih Prabowo: Kita Lanjutkan IKN, Kalau Bisa Percepat

Senin, 12 Agustus 2024 22:15 WIB
Presiden Terpilih Prabowo Subianto (kanan) saat menyampaikan keterangan pers di IKN, Senin (12/8/2024). Bersama Presiden Jokowi (tengah) dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno. (Foto: YouTube)
Presiden Terpilih Prabowo Subianto (kanan) saat menyampaikan keterangan pers di IKN, Senin (12/8/2024). Bersama Presiden Jokowi (tengah) dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno. (Foto: YouTube)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pertahanan sekaligus Presiden Terpilih Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk melanjutkan dan menyelesaikan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Prabowo menekankan, proyek IKN sangat penting untuk pemerataan pembangunan dan mengurangi beban Pulau Jawa, yang selama ini menjadi pusat populasi dan kegiatan ekonomi.

“Saya kira supaya jelas dan tadi sudah saya tegaskan beberapa kali, IKN ini akan kita tuntaskan, akan kita selesaikan dengan baik. Karena memang sangat dibutuhkan. Tadi, Bapak Presiden juga menyampaikan soal pemerataan dan keinginan kita untuk meringankan daya dukung Pulau Jawa terhadap konsentrasi populasi dan konsentrasi kegiatan,” ungkap Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN), Provinsi Kalimantan Timur, Senin (12/8/2024).

Prabowo menyatakan rasa bangganya terhadap nuansa budaya yang kuat di IKN, dan mengapresiasi jerih payah Presiden Joko Widodo beserta jajaran menteri yang telah memulai pembangunan IKN.

Dia berjanji mempercepat proses pembangunan IKN, terutama untuk pusat pemerintahan.

Baca juga : Prabowo Aktif Diplomasi, Gibran Rajin Blusukan

"Saya bertekad juga untuk tegaskan di sini bahwa kita akan lanjutkan. Kalau bisa kita percepat," ujar Prabowo.

“Dan untuk ini juga, saya ingin meyakinkan Otorita bahwa ruang anggaran yang kita siapkan cukup besar, dan kita bisa saya kira selesaikan beberapa hal yang penting dalam IKN ini,” imbuhnya.

Menurut Prabowo, prioritas utama adalah pembangunan gedung-gedung penting seperti Gedung MPR/DPR, perumahan anggota, serta ruang kantor untuk yudikatif, termasuk Mahkamah Agung (MA) dan Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kalau itu sudah selesai, sebetulnya secara substansi ibu kota pemerintah sudah bisa beroperasi di sini. Jadi kita tidak perlu tunggu yang lain-lain. Saya kira yang lain-lain itu akan menyusul," jelasnya.

Selain itu, Prabowo juga menyoroti pentingnya kesiapan menghadapi potensi bencana, terutama kebakaran hutan, mengingat konsep IKN sebagai forest city.

Baca juga : Bertemu Presiden Serbia, Prabowo Bahas Kerja Sama Pertahanan Hingga Ekonomi

Prabowo menekankan perlunya teknologi canggih untuk pemantauan dan penambahan tim pemadam kebakaran.

"Tidak boleh ada sedikit pun peluang untuk mengancam Ibu Kota Negara," tegasnya.

Prabowo yang akan dilantik menjadi Presiden ke-8 RI juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diterimanya dari Presiden Joko Widodo dan para menteri, dalam menyiapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang akan datang.

Dukungan tersebut membuat Prabowo sangat optimistis, di tengah tantangan global yang cukup besar.

Prabowo yakin, dengan selesainya pusat pemerintahan di IKN, akan ada lebih banyak investor yang tertarik untuk berinvestasi di ibu kota baru ini.

Baca juga : Dukung Transisi Energi, Volta Luncurkan MandalaX dan PatriotX

"Saya optimistis, selesainya pusat pemerintahan dengan investasi yang lain akan mengundang investor lebih besar lagi," pungkasnya.

Sidang Kabinet Paripurna perdana yang digelar di IKN ini menjadi penegasan komitmen pemerintahan mendatang, untuk meneruskan visi pembangunan IKN yang telah dimulai Presiden Joko Widodo. Serta memastikan kesiapan IKN sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.