BREAKING NEWS
 

Wantimpres Pulangkan 3 PMI Dari Arab Saudi, Migrant Watch Acungi Jempol

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : WAHYU SURYANI
Sabtu, 31 Agustus 2024 05:18 WIB
Wantimpres bersama Pekerja Migran Indonesia yang dipulangkan dari Arab Saudi/Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Eksekutif Migrant Watch Aznil Tan memberikan apresiasi kepada dua Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Sidarto Danusubroto dan Djan Faridz atas kepeduliannya kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI). 

“Seumur hidup saya baru kali ini melihat ada kepedulian dari pejabat tinggi sekelas Dewan Pertimbangan Presiden yang mau turun langsung membantu PMI kita,. Kami acungkan jempol,” ujar Aznil kepada media di Jakarta, Kamis (29/8/2024).

Sebagaimana diketahui, Sidarto Danusubroto dan Djan Faridz pada tanggal 26 Agustus bertolak ke Arab Saudi dalam rangka kunjungan kerja terkait permasalahan Pekerja Migran Indonesia di Arab Saudi. Namun tidak hanya melakukan kunjungan kerja, keduanya ternyata membawa pulang tiga Pekerja Migran Indonesia ke tanah air. 

Baca juga : Ini Alasan Airlangga Mundur Dari Jabatan Ketua Umum Partai Golkar

“Kondisi Pekerja Migran Indonesia di Arab Saudi ini sangat memprihatinkan. Banyak sekali yang telantar dan bermasalah, bahkan ada beberapa yang divonis hukuman mati di sana,” ungkap Aznil.

Adsense

Namun demikian, kata dia, apapun permasalahan yang mereka sedang hadapi, negara harus hadir memberikan pelindungan bagi warga negaranya.

“Pekerja Migran Indonesia pahlawan devisa negara yang menghasilkan devisa terbesar kedua setelah migas. Mereka wajib diberikan perlindungan. Apa yang telah dilakukan oleh Watimpres contoh yang baik dan patut kita apresiasi. Saat semua orang sibuk urusan politik, masih ada pejabat tinggi yang peduli dengan nasib Pekerja Migran Indonesia,” papar Aznil.

Baca juga : Satgas P2MI Projo Ajak Pekerja Migran Lawan Judi Online

Aznil mengungkapkan Pekerja Migran Indonesia yang dipulangkan ke tanah air itu  berasal dari Indramayu, Sumbawa dan Sukabumi, serta ada 3 orang anak yang berusia 4 tahun, 10 bulan dan 5 bulan. Total ada 6 orang WNI. 

"Ke depan, semoga banyak pejabat di negara ini peduli dengan nasib Pekerja Migran Indonesia. Permasalahan mereka berada dipuncak kritis. Harus menjadi perhatian kita semua,” turup Aznil.

 

Baca juga : Ayo Dong, Arab Saudi Berinvestasi Di Batam

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense