Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Satuan Tugas Peduli Pekerja Migran Indonesia (Satgas P2MI) Pro Jokowi (Projo) mengajak Pekerja Migran Indonesia (PMI) melawan Judi Online (Judol).
Ketua Satgas P2MI Projo Sinnal Blegur meminta Satgas P2MI Projo terjun langsung ke akar rumput untuk memberikan pemahaman kepada Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) tentang bahaya bermain dan terlibat dengan Judol.
Baca juga : Judi Online Picu TPPO
"Satgas P2MI Projo harus menunjukkan langkah kongkret dalam berlawan dengan judi online. Bisa dilakukan dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat dan calon Pekerja Migran Indonesia tentang bahaya judi online di berbagai daerah supaya jangan ada lagi korban berjatuhan," ucapnya dalam rapat internal yang digelar di Kantor DPP Projo, Jakarta Selatan, Jumat (2/8/2024).
Berdasarkan, pemberitaan belakangan ini, sambung Sinnal, banyak masyarakat yang menjadi stres, depresi, bahkan bunuh diri akibat Judol. Untuk itu, Sinnal meminta Satgas P2MI Projo membangun sinergitas dengan para kepala desa dan dinas ketenagakerjaan di wilayah-wilayah kantong PMI.
Baca juga : Dukung Pemerintah, BNI Tegas Perangi Judi Online
"Teman-teman bisa memanfaatkan jaringan yang ada selama ini dengan kepala desa dan dinas-dinas terkait untuk melawan dengan Judol," jelasnya.
Banyak hal yang dapat dilakukan Satgas P2MI Projo untuk memerangi Judol. Di antaranya memberikan pemahaman kepada CPMI di BLK, LPK, saat interview atau saat melakukan medical check up.
Baca juga : Sebulan Operasi, Satgas Sukses Tekan 50 Persen Akses Ke Judi Online
Dia pun mendukung Menteri Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Budi Arie Setiadi yang gencar memberantas Judol. Saat ini semakin banyak organisasi masyarakat, mahasiswa, komunitas, hingga emak-emak yang bersatu menjadi gerakan memberantas Judol.
"Judol terbukti secara nyata telah menyebabkan penderitaan masyarakat secara ekonomi, sosial, dan budaya. Mari kita dukung Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) melawan dengan judi online," tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya