RM.id Rakyat Merdeka - Terpidana Dono Purwoko mengungkapkan pernah telat memberikan setoran duit kepada oknum petugas Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Akibatnya, ia dijebloskan ke ruang isolasi dan tidak diperbolehkan menjalankan shalat Jumat.
Mantan Kepala Divisi Konstruksi VI PT Adhi Karya itu merupakan terpidana korupsi pembangunan Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Minahasa, Sulawesi Utara tahun 2011.
Dono dihadirkan sebagai saksi sidang perkara dugaan pungutan liar (pungli) di tiga Rutan Cabang KPK, di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin, 2 September 2024.
Dono menuturkan, pernah ditahan di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur. Ia menuturkan sempat dimasukkan sel isolasi selama 14 hari. Petugas berdalih kamar yang biasa ditempati Dono hendak dicat.
Baca juga : Siap Child Free Demi Traveling
"Jadi, sebelum Saudara membayar, Saudara tidak boleh Jumatan?" korek jaksa.
"Saya protes waktu itu dengan Pak Wawan Ridwan, (tahanan) satu kamar. Kok kita nggak boleh (Jumatan)?" tutur Dono.
Dono mengemukakan, perlakuan itu dialaminya lantaran belum memberikan setoran uang. "Karena belum bayar, terus untuk beribadah Jumatan juga dipersulit gitu?" tanya jaksa.
"Iya, walaupun akhirnya dikeluarkan," tutur Dono. Setelah perlakuan itu, Dono rutin menyetorkan uang.
Baca juga : Raih Simpati Warga Jakarta, RK & Pramono Perang Program
Tahanan yang menyetorkan uang biasanya diberitahu jika ada rencana inspeksi mendadak (sidak). Tahanan yang ditunjuk sebagai kordinator tempat tinggal atau korting memperingatkan agar handphone jangan disimpan di kamar sel.
"Kenapa waktu sidak harus diamankan?" tanya jaksa.
"Karena kalau ketahuan pada saat sidak, (handphone) diambil. Nah, kalau kami memerlukan handphone lagi, bayar," beber Dono.
Jaksa lalu mengutip keterangan di berita acara pemeriksaannya (BAP) Dono mengenai uang yang disetorkan. Uang disetorkan istri Dono rutin setiap bulan.
Baca juga : Setelah Saling Sanjung di Senayan, Jokowi-Prabowo Lanjutkan Kemesraan di Bali
"Total Rp 145 juta. Betul segitu?" jaksa mengkonfirmasi isi BAP Dono
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.