Dark/Light Mode

Gandeng Papua Nugini

Luhut Perkuat Sektor Perekonomian & Energi

Senin, 2 September 2024 07:35 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemariti­man dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (kanan) dan Wakil Perdana Menteri Papua Nugini Hon. John Rosso, di Bali, Minggu (1/9/2024). (Foto: Humas Kemenko Marves)
Menteri Koordinator Bidang Kemariti­man dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (kanan) dan Wakil Perdana Menteri Papua Nugini Hon. John Rosso, di Bali, Minggu (1/9/2024). (Foto: Humas Kemenko Marves)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Indonesia dan Papua Nugini resmi menandatangani Deklarasi Bersama (Joint Declaration) tentang pembentukan High Level Dialogue and Cooperation Mechanism (HLD-CM).

Penandatanganan ini dilakukan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemariti­man dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Wakil Perdana Menteri Papua Nugini Hon. John Rosso, di Bali, Minggu (1/9/2024).

Pembentukan HLD-CM ini merupakan tonggak penting dalam hubungan bilateral antara kedua negara yang telah lama terjalin.

Baca juga : Pasangan Andika Dan Hendi ‘Nyuwun Tulung’ Banteng Solo

Melalui mekanisme ini, Indonesia dan Papua Nugini berkomitmen untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang strategis, termasuk ekonomi, energi, infrastruktur, dan ke­amanan.

Dia berharap, kerja sama ini juga diharapkan dapat berkontribusi pada pembangunan yang berkelanjutan dan stabilitas regional di ka­wasan Asia Pasifik.

Penandatanganan deklarasi bersama ini mencerminkan komitmen kuat kedua negara untuk meningkatkan dialog dan koordinasi strategis.

Baca juga : Kemenkes: Hanya Untuk Remaja Yang Sudah Nikah

Diingatkannya, Indonesia dan Papua Nugini memiliki potensi besar untuk saling melengkapi dalam berbagai sektor.

“Melalui High Level Dia­logue and Cooperation Mecha­nism ini, kita berharap dapat memperdalam kerja sama yang sudah terjalin dan menghadapi tantangan global dengan lebih efektif,” ujar eks Menko Polhu­kam tersebut.

Sementara Wakil PM Papua Nugini John memberikan apresiasinya atas komitmen Indo­nesia dalam memperkuat kerja sama bilateral.

Baca juga : Pencalonan Karna Suwandi Tetap Sah, Cabup Situbondo Jadi Tersangka

John melihat mekanisme ini sebagai peluang besar untuk mendorong pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di kedua negara.

“Kami siap bekerja sama dengan Indonesia untuk mere­alisasikan potensi penuh dari hubungan bilateral kita,” ujar John.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.