BREAKING NEWS
 

Perkuat Ketahanan Kesehatan, BPOM Genjot Pengembangan Ekosistem Farmasi

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Jumat, 27 September 2024 22:52 WIB
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Taruna Ikrar (kiri kedua) bertemu Pimpinan Dexa Group untuk meningkatkan produksi obat serta obat bahan alam pada Kamis (26/9).

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar mengunjungi Dexa Site Cikarang, salah satu pusat penelitian, pengembangan dan produksi obat serta obat bahan alam pada Kamis (26/9). 

Kunjungan BPOM untuk mendorong terwujudnya ekosistem farmasi yang lebih baik untuk mendukung sistem ketahanan kesehatan dan farmasi di Indonesia. 

Pada kunjungan ini, Ikrar menyambangi 3 entitas perusahaan milik Dexa Group. Pertama, Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences (DLBS) sebagai pusat riset dan penelitian untuk fitofarmaka, probiotik, dan biology molecular. Kedua, Dexa Development Center yang merupakan pusat research and development pengembangan produk komersial. Ketiga, PT Fonko International Pharmaceuticals sebagai pusat produksi obat onkologi.

Baca juga : Bertemu Pejabat UEA, Yaqut Bahas Sinergi Pengembangan Potensi Zakat & Wakaf

Dalam kunjunganya, Ikrar diterima langsung oleh Pimpinan Dexa Group Ferry Soetikno, Director of Business Development and Scientific Affairs Dexa Group Raymond Rubianto Tjandrawinata, Presiden Direktur PT Dexa Medica V Hery Sutanto, Direktur Utama PT Ferron Par Pharmaceuticals Benny Sutisna Suwarno, dan Quality Management Director Dexa Group Antonia Retno Tyas Utami.

Pimpinan Dexa Group Ferry Soetikno menyampaikan komitmennya dalam mendukung dan menyukseskan berbagai program pemerintah, termasuk BPOM. 

Adsense

Ia juga mengemukakan, komitmennya dalam mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta berbagai inisiatif Pemerintah melalui ekspansi kapasitas produksi. Ekspansi ini untuk memastikan ketersediaan obat-obatan yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat luas, sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Pemerintah dan BPOM. 

Baca juga : Perkuat Kemitraan, BPJS Kesehatan Jaga Keberlanjutan Program JKN

“Ekspansi ini tidak hanya memperkuat kontribusi Dexa Group dalam sistem kesehatan, tetapi juga memperlihatkan dedikasinya untuk ikut serta mewujudkan kesehatan yang lebih merata di seluruh Indonesia,” tegas Ikrar dikutip laman pom.go,id.

Ia mengungkapkan apresiasinya kepada Dexa Group sebagai entitas perusahaan farmasi dan juga mitra BPOM yang terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam akses obat dalam negeri. 

“Dexa Group berkomitmen terhadap pemenuhan standar yang berlaku sehingga secara konsisten memproduksi obat yang bermutu serta meningkatkan daya saing obat dalam negeri dan global,” ujar Ikrar dalam sambutannya. 

Baca juga : Pramono Dan RK Jurusnya Sama

Ia berharap peningkatan jaminan keamanan, khasiat, dan mutu obat secara berkelanjutan akan memberikan manfaat signifikan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Indonesia. 

“Semoga upaya kita bersama dalam mewujudkan transformasi kesehatan melalui kemandirian dan peningkatan daya saing industri farmasi di Indonesia berjalan dengan lancar,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan, dengan adanya kolaborasi dan komitmen yang kuat, sistem kesehatan yang lebih mandiri dan berdaya saing dapat diciptakan, yang pada gilirannya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Harapan ini mencerminkan tekad untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta mendukung pengembangan industri farmasi dalam negeri sehingga kebutuhan pelayanan kesehatan yang terus berkembang dapat terpenuhi.
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense