RM.id Rakyat Merdeka - Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden (Setpres), Yusuf Permana menilai, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan sikap kerendahan hati dan keberanian dengan meminta maaf secara langsung atas segala ketidaksempurnaan selama memimpin Indonesia.
“Serangkaian permohonan maaf yang disampaikan beliau di berbagai kesempatan dan lokasi itu menunjukkan keseriusan beliau dalam merefleksikan kebijakan yang telah dijalankan,” ujar Yusuf, Jumat (4/10/2024).
Baca juga : Pamitan Dan Minta Maaf, Jokowi Mengaku Banyak Kesalahan Dan Kekurangan
Menurut Yusuf, sikap Presiden ini mencerminkan seorang pemimpin yang bertanggung jawab. “Ini merupakan sikap yang menunjukkan integritas, kenegarawanan, dan kepedulian yang mendalam terhadap tanggung jawab yang diemban sebagai Kepala Negara,” tambah Yusuf.
Permintaan maaf yang disampaikan langsung oleh Presiden di berbagai daerah juga menggambarkan kedekatan seorang pemimpin dengan rakyatnya. “Ini adalah komitmen beliau terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas yang kuat dalam kepemimpinannya,” tegas Yusuf.
Baca juga : Jokowi Resmikan 27 Inpres Jalan Daerah Untuk Percepatan Pembangunan NTT
Sebagai informasi, ungkapan pertama permintaan maaf Presiden Jokowi disampaikan saat acara zikir dan doa kebangsaan menyambut HUT ke-79 RI di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (1/8/2024).
“Dengan segenap kesungguhan dan kerendahan hati, izinkanlah saya dan Prof KH Ma’ruf Amin memohon maaf yang sedalam-dalamnya atas segala salah dan khilaf selama ini, khususnya selama kami berdua menjalankan amanah sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia,” ujarnya.
Baca juga : Moeldoko Minta Generasi Muda Tak Ragukan Pancasila
Momen serupa berlanjut dalam beberapa kegiatan publik lainnya, terutama di tempat-tempat umum yang dihadiri oleh banyak orang, seperti pasar. Pasar Soponyono di Kota Surabaya, Jawa Timur, menjadi salah satu tempat Presiden berpamitan dengan masyarakat.
Selain itu, pasar lainnya seperti Pasar Delimas di Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara; Pasar Mawar di Pontianak, Kalimantan Barat; dan Pasar Rakyat LIPA Kalabahi di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, juga menjadi lokasi Presiden mengucapkan salam perpisahan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.