BREAKING NEWS
 

Pemerasan Wisatawan Malaysia Disorot Netizen Luar Negeri

Reporter : SUSILO YEKTI
Editor : ABDUL SHOMAD
Jumat, 27 Desember 2024 07:25 WIB
Wisatawan Malaysia di konser Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Namun begitu, Sandi menegaskan, penangkapan hingga proses penegakan aturan merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menindak siapapun yang melanggar ketentuan, termasuk di internal Polri.

“Yang bagus akan kami berikan reward (penghargaan). Yang salah, pasti kami beri tindakan sesuai dengan ketentuan berlaku,” tandasnya.

Sebelumnya, akun @Twt_Rave mengunggah poster yang menyebut ratusan wisatawan Malaysia diperas oleh oknum kepolisian, saat datang ke DWP 2024, Selasa (17/12/2024). Dalam unggahan itu, dia menyebut oknum polisi menangkap dan melakukan tes urine mendadak terhadap lebih dari 400 penonton dari Malaysia.

Baca juga : DPR Dukung Pemerintah Stop Impor Kambing-Domba

Buntut dari postingan tersebut, Divisi Propam Polri mengamankan 18 oknum personel yang diduga terlibat dalam kasus dugaan pemerasan, Sabtu (21/12/2024).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan, pihaknya tak akan menoleransi pelanggaran yang dilakukan oleh setiap anggota.

“Divisi Propam Polri telah mengamankan terduga oknum yang bertugas saat itu. Jumlah terduga oknum personel yang diamankan sebanyak 18 orang, terdiri dari personel Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek Metro Kemayoran,” kata Trunoyudo.

Baca juga : Hore, 105.225 KJP Yang Dicabut Bakal Dipulihkan

Di media sosial X, banyak netizen menyangkan dugaan aksi pemerasan yamg dilakukan oleh oknum personel kepolisian. Sebab, kasus ini juga dipantau oleh netizen di luar negeri.

“Disayangkan banget ada kasus kayak gini. Gue khawatir, nggak ada lagi turis Malaysia yang bakal datang ke DWP. Padahal, perekonomian dari sektor pariwisata sangat menjanjikan. Kalau terus kayak begini guys, jangan heran ya kalau pariwisata kita kalah sama Thailand,” tulis akun @chun_shiung.

“Wisatawan luar itu salah satu penambah devisa negara loh. Kalau mereka datang ke sini, minimal mereka pasti sewa penginapan, beli makanan, naik transportasi umum, dan lain sebagainya. Sayang banget deh ada kayak bigini. Mana kasusnya diomongin juga sama akun-akun luar negeri juga,” cuit akun @musdali1666.

Baca juga : Arsenal Vs Ipswich Town, Meriam London Incar Posisi Kedua

Senada, akun @y334888__ juga mengaku menyesalkan terjadinya dugaan pelanggaran yang dilakukan oknum anggota kepolisian. “Oknum yang berbuat, tapi gue yang ikutan malu. Temen kuliah gue, banyak orang Malaysia. Gue bingung kasih penjelasan, pas mereka tanya-tanya tentang kasus ini,” keluhnya.

“Maklum lah guys.... Namanya juga oknum. Meski kita sama-sama menyesalkan, tapi kita harus tetap yakin dan berharap, Polri bisa menjelaskan dan menyelesaikan kasus ini,” timpal akun @IsuSoksial. [SSL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense