RM.id Rakyat Merdeka - Ekonom dari Universitas Bina Nusantara (Binus), Doddy Ariefianto mengapresiasi langkah efisiensi yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk kesadaran tentang kesehatan perekonomian negara.
"Besaran serta arah efisiensi menunjukkan bahwa pemerintah hendak membangun budaya fiskal yang baru: efisien, berkualitas serta mengedepankan kesejahteraan rakyat," kata Doddy dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (14/2).
Baca juga : Alami Efisiensi Anggaran, Perpusnas Tetap Komit Tingkatkan Kecakapan Literasi
Doddy juga memuji langkah Prabowo Subianto yang tidak memangkas program subsidi pendidikan seperti UKT dan KIP seperti yang dijelaskan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.
"Karena dampaknya sangat besar, terutama dalam mendukung akses pendidikan bagi generasi mendatang," kata Doddy.
Baca juga : Efisiensi Anggaran, MK, MA Dan KY Minta Penyesuaian
Ia mengatakan jika program ini dikurangi, Indonesia akan menghadapi konsekuensi besar karena anak dari keluarga kurang mampu tidak dapat melanjutkan pendidikan, sehingga akan berpengaruh pada kualitas sumber daya manusia.
"Subsidi pendidikan seperti UKT dan KIP bukan sekadar bantuan finansial bagi mahasiswa dan pelajar, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia," tuturnya.
Baca juga : Istana: Efisiensi APBN Bukan PHK, Tapi Optimalisasi Anggaran
Ia pun merekomendasikan agar pemerintah tetap mempertahankan UKT dan KIP. Doddy mengatakan hal itu merupakan langkah tepat untuk menanggulangi potensi kerugian di masa mendatang.
"Mempertahankan program UKT dan KIP adalah keputusan strategis yang tidak hanya berdampak pada penerima manfaat langsung, tetapi juga pada keberlanjutan pembangunan nasional," jelas Doddy.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.