RM.id Rakyat Merdeka - Penumpang Whoosh kini bisa berbuka puasa di dalam kereta selama bulan Ramadhan. KCIC memastikan tidak ada pembatasan waktu maupun jenis makanan yang boleh dikonsumsi, asalkan kebersihan tetap dijaga demi kenyamanan bersama.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan bahwa penumpang bebas berbuka puasa selama perjalanan yang berlangsung sekitar 30-40 menit. Namun, ia mengimbau agar waktu tiba di stasiun tetap diperhatikan.
Baca juga : Pemprov Jakarta Buka Sekolah Lansia Di 65 Kelurahan
“Dikarenakan perjalanan yang singkat, hanya 30-40 menit, penumpang diimbau untuk memperhatikan waktu tiba di stasiun agar dapat berbuka dengan nyaman,” ujar Eva.
Untuk memenuhi kebutuhan berbuka, penumpang bisa membeli makanan dan minuman di kereta makan yang berada di gerbong nomor 5.
Baca juga : Pasca Keluarkan Ide Gila Mau Kuasai Jalur Gaza, Trump Terancam Dimakzulkan
KCIC menyarankan pembelian dilakukan lebih awal untuk menghindari antrean. Selain itu, makanan juga bisa dibawa dari berbagai tenant di stasiun keberangkatan.
Guna memudahkan penumpang mengetahui waktu berbuka, petugas akan melakukan pengumuman melalui announcement di dalam kereta saat memasuki waktu magrib.
Baca juga : Jelang Bulan Puasa, ID Food Jaga Stok & Harga Pangan
“KCIC mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa bagi seluruh pelanggan yang mengamalkan. Dengan layanan cepat dan andal, Whoosh siap mendukung perjalanan Anda selama Ramadhan, termasuk dalam momen berbuka puasa di perjalanan dengan kenyamanan yang tetap terjaga,” tutup Eva.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.