BREAKING NEWS
 

Pemprov Gorontalo Siapkan Lahan Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : FAQIH MUBAROK
Jumat, 14 Maret 2025 11:43 WIB
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo menyampaikan telah menerima Surat Edaran Menteri Sosial terkait dukungan Pemerintah Daerah se-Indonesia dalam pembangunan Sekolah Rakyat (SR).

Isi surat tersebut kepala daerah diminta untuk mengajukan usulan rencana penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

"Beberapa persayaratan di antaranya kesiapan lahan dengan luas 5-10 Ha (hektare) yang disertai dengan bukti sertifikat kepemilikan lahan milik Pemerintah," kata Juru Bicara Pemprov Gorontalo Noval Abdussamad saat dihubungi RM.id, Kamis (13/3/2025).

Baca juga : Pemprov Sulbar Siapkan Lahan Pembangunan Sekolah Rakyat

Noval menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti surat edaran yang berkaitan dengan program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu.

"Artinya Pemerintah Daerah baik Pemerintah Provinsi maupun kabupaten kota dapat mengusulkan apabila telah siap dengan persyaratan yang diminta," ujar Noval.

Adsense

Pemprov Gorontalo juga menyambut baik dan mendukung penuh kebijakan Prabowo yang konsen terhadap kepedulian masyarakat.

Baca juga : Menteri Nusron Siapkan Ratusan Lahan Untuk Ketahanan Nasional & Pangan

"Di mana saat ini Pemerintah melakukan konsolidasi dan pengecekan kepemilikan aset yang dapat diusulkan menjadi tempat pelaksanaan SR," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat minimal satu sekolah di setiap kabupaten/kota dan dua di tingkat provinsi.

Rencana itu juga untuk mencapai target yang diberikan Presiden Prabowo untuk membangun 100 Sekolah Rakyat pada tahun ini. Gus Ipul menyampaikan kalau Presiden Prabowo meminta agar pendirian 100 Sekolah Rakyat jenjang SD, SMP, dan SMA secara nasional bisa dilakukan pada tahun ini.

Baca juga : Pemerintah Tetapkan THR 2025 Bagi ASN Dan Pensiunan, Ini Detailnya

Target pembangunan Sekolah Rakyat untuk anak-anak warga miskin itu berada di 10 persen terbawah (desil 1) pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

"Kami punya 31 sentra, 6 balai yang siap untuk dijadikan penyelenggaraan Sekolah Rakyat, dan sekarang sudah 40 (yang siap)," kata Gus Ipul saat Rapat Koordinasi Penguatan Ekonomi Desa Jawa Timur 2025 di Surabaya, Senin (10/3/2025).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense