BREAKING NEWS
 

Nusakambangan Jadi Sentra Pangan, Pengamat Apresiasi Menteri Imipas

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : ANGGOWO ADI SEPTANINGRAT
Selasa, 15 Juli 2025 13:15 WIB
Direktur Eksekutif Nalar Bangsa Institute Farhan A. Dalimunthe. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Eksekutif Nalar Bangsa Institute Farhan A. Dalimunthe mengapresiasi kinerja Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Jenderal Pol. (Purn). Agus Andrianto yang mendukung program ketahanan pangan.

Sang Menteri, dinilai melakukan transformasi Nusakambangan dari "Alcatraz-nya Indonesia" menjadi pusat ketahanan pangan nasional. Di sini, warga binaan turut membantu dengan melakukan penanaman padi sebagai bentuk dukungan menjaga ketahanan pangan.

“Terobosan Menteri Agus patut diapresiasi. Ada sinergi baik di dalam Pemerintahan dalam mewujudkan Asta Cita,” kata Farhan, kepada RM.id, Selasa (15/7/2025).

Baca juga : Punya Jumlah Paten Terbanyak, Pertamina Raih Apresiasi Kekayaan Intelektual

Pengamat politik dan kebijakan politik ini menilai, perlu semangat kebersamaan di bawah komando Presiden Prabowo Subianto agar program baik yang dicanangkan terealisasikan. Nah, upaya pemberdayaan warga binaan untuk mendukung ketahanan pangan adalah tindakan out of the box.

Tidak hanya mendukung program besar Pemerintah, Menteri Agus juga dinilai gerak cepat menyiapkan tempat Balai Latihan Kerja (BLK) di kawasan lembaga pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan untuk pemberdayaan warga binaan agar produktif dan punya keterampilan.

Adsense

“Tidak hanya fokus di bidang moral dan spiritual saja, tetapi juga aktif berperan di bidang pertanian, perikanan serta sektor lainnya,” rincinya.

Baca juga : Anis Hidayah: Kami Apresiasi Usulan Penguatan Rekomendasi

Farhan menganalisa, jika program ini konsisten dijalankan, maka kawasan Nusakambangan diyakini menjadi pusat produksi ketahanan pangan nasional serta menjadi cikal bakal pusat peradaban warga binaan dan menjadi contoh terbaik balai latihan kerja (BLK) kepada lapas-lapas di seluruh Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto mengunjungi Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah dalam rangka panen perdana pada Kamis (17/4/2025). Panen tersebut salah satu dari 13 program akselerasi, yakni pemberdayaan Warga Binaan untuk mendukung ketahanan pangan, yang dicanangkan oleh Menteri Agus sebagai dukungan visi Asta Cita dari Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Agus pun memberikan apresiasi ketika melakukan panen padi varietas inpari pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Nusakambangan. Padi yang ditanam di lahan seluas dua hektar dengan mempekerjakan 18 Warga Binaan tersebut diperkirakan akan menghasilkan hingga tujuh ton pada panen perdana.

Baca juga : Gelandang Serang Brazil Ini Cepat Beradaptasi Di Persija

“Hari ini kegiatan kita laksanakan di Nusakambangan dengan maksud untuk mengecek kesiapan program akselerasi yang telah saya canangkan karena rencananya di bulan Juli atau Agustus kita akan launching seluruh program yang sudah kita canangkan,” jelas Menteri Agus.

Program pembinaan di bidang ketahanan pangan ini juga diharapkan dapat memberikan keahlian kepada Warga Binaan sehingga siap kembali ke masyarakat. Menteri Agus pun meyakini kegiatan ini juga membantu kebutuhan Warga Binaan karena penyediaan bahan makanan wajib membeli minimal 5 persen dari produk yang dihasilkan oleh program pembinaan di bidang ketahanan pangan di Lapas.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense