BREAKING NEWS
 

Presiden Prabowo dan Tokoh Agama Serukan Perdamaian dan Hindari Aksi Anarkisme

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Minggu, 31 Agustus 2025 10:17 WIB
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto mengundang 16 organisasi keagamaan ke kediamannya di Hambalang, Bogor, untuk berdialog terkait situasi kebangsaan terkini.

Pertemuan yang berlangsung hampir tiga jam itu dihadiri para ketua umum, sekjen, sejumlah menteri, hingga Ketua MPR RI Ahmad Muzani.

Diskusi berjalan terbuka dan hangat, menandai upaya bersama menjaga kondusivitas bangsa di tengah dinamika sosial dan politik yang berkembang.

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menegaskan bahwa pertemuan tersebut bukanlah seremonial belaka, melainkan percakapan mendalam mengenai kondisi bangsa.

“Pertemuan ini adalah percakapan hati ke hati untuk memahami secara utuh persoalan bangsa,” ujar KH Yahya Cholil Staquf.

Dialog itu menghasilkan kesepahaman tentang pentingnya kebersamaan pemerintah dan tokoh agama dalam menghadapi tantangan bangsa. Presiden Prabowo menyambut positif semangat kolaborasi tersebut.

Baca juga : Mensesneg Pastikan, Presiden Prabowo Batalkan Kunjungan Ke China

Para pemimpin ormas pun menyerukan masyarakat agar tetap tenang, tidak terprovokasi, dan lebih mengedepankan penyelesaian damai dibandingkan aksi jalanan yang berpotensi menimbulkan kerugian.

Hal senada disampaikan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar. Ia mengingatkan agar setiap pihak menahan diri dan mengedepankan dialog dalam menyampaikan aspirasi.

“Menyampaikan aspirasi adalah hak konstitusional warga negara, tetapi hak tersebut tidak boleh dijalankan dengan cara-cara yang mengundang benturan,” tegas KH Miftachul Akhyar.

Ia menambahkan, do satu sisi, parat keamanan perlu bertindak sabar dan tidak mudah terpancing dalam menghadapi massa. Sementara di sisi lain, perbedaan pendapat sebaiknya disalurkan melalui cara yang damai dan bermartabat.

Rais Aam juga meminta warga NU di berbagai tingkatan berperan sebagai peneduh di tengah masyarakat, mengingat NU memiliki basis jamaah yang sangat luas dan berpengaruh.

Adsense

Sementara itu, Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menekankan perlunya ketenangan nasional.

Baca juga : Prabowo Perintahkan Kapolri & Panglima TNI Tindak Tegas Massa Anarkis

Mereka menegaskan bahwa kejadian terakhir harus menjadi pelajaran berharga untuk mengutamakan kepentingan bangsa.

“Insiden ini harus menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk mengutamakan kepentingan nasional dan menghentikan kekerasan,” tegas Haedar Nashir.

Muhammadiyah juga mendukung langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang berkomitmen mengusut tuntas peristiwa secara adil dan transparan demi memulihkan kepercayaan publik.

Selain itu, Muhammadiyah mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh informasi yang beredar bebas di media sosial.

Klarifikasi kepada pihak berwenang dan tokoh panutan dinilai sebagai cara terbaik mencegah hoaks dan provokasi.

Seruan damai dari NU dan Muhammadiyah memperlihatkan wajah Islam Indonesia yang menekankan persatuan serta kemaslahatan bangsa. Pesan itu mewakili jutaan umat yang mendambakan kedamaian dan stabilitas.

Baca juga : Presiden Prabowo dan Tokoh Agama Imbau Masyarakat Tenang dan Jaga Kondusivitas

Ketika dua ormas terbesar di Indonesia berdiri bersama pemerintah, bangsa ini menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi.

Presiden Prabowo Subianto juga telah memberi teladan dengan membuka ruang dialog luas bersama ormas keagamaan.

Kehadiran para tokoh agama di sisi pemerintah menghadirkan legitimasi moral sekaligus energi persatuan yang sangat dibutuhkan.

Dengan sinergi pemerintah, tokoh agama, aparat, dan masyarakat, jalan persatuan bangsa akan semakin kuat.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi untuk menjaga ketenangan nasional dan membangun Indonesia yang lebih aman serta kondusif.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense