Sebelumnya
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan, penyidik mendalami waktu dan modus pemberian uang dari RK kepada Lisa Mariana.
“Tentu didalami terkait juga tempusnya (waktu) dan modus-modusnya seperti apa,” kata Budi di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2025).
Sementara Lisa Mariana mengaku tidak mengetahui bahwa uang yang diterima dari RK itu diduga berasal dari pusaran kasus korupsi proyek pengadaan iklan di Bank BJB periode 2021-2023.
Baca juga : Tuding Pemain Italia Hina Pemainnya, Timnas Israel Lebay!
Dia tak curiga, lantaran saat itu RK menjabat gubernur aktif. Lisa berpandangan, adalah hal yang wajar jika seorang pejabat memiliki uang.
“Saya tidak tahu aliran itu dari Bank BJB,” katanya di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (11/9/2025).
Meskipun mengakui adanya aliran dana yang ia gunakan untuk keperluan anaknya, Lisa memilih untuk menutup rapat-rapat informasi mengenai jumlah nominal yang ia terima. .
Baca juga : Ranking Aldila Melorot, Janice Merangkak Naik
“Maaf, saya tidak bisa. Saya rasa cukup, ya. Saya nggak bisa sebut nominalnya ya,” elaknya.
Dugaan keterlibatan RK awalnya muncul setelah penyidik menggeledah rumahnya dan menyita sejumlah bukti, termasuk motor Royal Enfield.
Kemudian, penyidik turut menyita sebuah Mercedes Benz 280 SL berkelir biru di sebuah bengkel. Dalam kasus ini, komisi antirasuah sudah menetapkan lima tersangka.
Baca juga : 7 Pekerja Terjebak Di Pertambangan Freeport
Mereka adalah Direktur Utama Bank BJB YR; Pimpinan Divisi Corporate Secretary Bank BJB WH; Pengendali Agensi AM dan CKM, KID; Pengendali Agensi BSC Advertising dan PT WSBE, SUH; dan Pengendali PT CKSB dan PT CKMB, RSJK.
Surat perintah penyidikan (sprindik) kasus ini dikeluarkan pada 27 Februari 2025. Perbuatan lima tersangka itu diduga telah membuat negara merugi hingga Rp 222 miliar.
Saat ini KPK belum menahan lima tersangka. Namun, mereka sudah dicegah berpergian ke luar negeri selama 6 bulan dan bisa diperpanjang sesuai kebutuhan penyidikan. [YUD]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.