Sebelumnya
Harapannya, PKS ini tidak berjalan di tempat, tapi segera direalisasikan oleh para dosen, mahasiswa, untuk melakukan penelitian dan pengabdian, berinovasi dan berkolaborasi dengan pihak PR-KKP BRIN, tidak hanya riset berskala daerah, wilayah, namun juga ke taraf nasional dan internasional.
“Penandatangan yang dilakukan ini bukan hanya untuk meningkatkan kualitas akreditasi STKIP, tapi juga akan memotivasi pada lima prodi yang ada di perguruan tinggi kita. Namun penandatangan ini juga mendukung program untuk pengisian IKU (Indikator Kinerja Utama) setiap triwulan. Sebab oleh Kementerian diminta adanya kerja sama dan pertukaran mahasiswa,” jelas Yuhasnil.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Gandeng SRC Perluas Akses Bright Gas
Di tempat terpisah, Kepala PR-KKP BRIN, Wuri Handoko melalui pesan Whatsapp menjelaskan, tugas periset di PR-KKP adalah memproduksi pengetahuan sebagai landasan kebijakan pembangunan.
“Namun proses dan hasil tidak akan optimal tanpa kerjasama dan kolaborasi dengan stakeholder lain. Untuk itu, PKS dengan STKIP salah satu tujuannya adalah untuk mengoptimalkan tugas fungsi tersebut,” ujarnya.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Salurkan SAF, Penerbangan Perdana Dapat Apresiasi
Wuri berharap, dengan kerjasama dan kolaborasi, dapat lahir dan tumbuh kembang gagasan-gagasan segar untuk memperkuat khazanah akademik yang berharga bagi kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia, serta memperkaya wawasan kebangsaan.
Lebih lanjut, perwakilan PR-KKP BRIN, Zusneli Zubir menjelaskan, setelah penandatanganan PKS, agenda berikutnya adalah merancang program bersama yang dilaksanakan pada Kamis (11/9/2025).
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Salurkan SAF Minyak Jelantah untuk Penerbangan Perdana
“Pada Kamis, kita menyusun konsep proposal penelitian bersama untuk keberlanjutan setelah penandatangan PKS antara STKIP Abdi dengan PR-KKP BRIN. Termasuk merancang program kolaborasi untuk pelaksanaan seminar,” pungkasnya. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.