Dark/Light Mode

Pertamina Patra Niaga Dorong Koperasi Binaan Tumbuh Mandiri

Senin, 14 Juli 2025 08:30 WIB
Dari Desa Suntenjaya, Lembang, hadir Walatra Coffee—kopi berkualitas hasil olahan Koperasi Buana Walatra Sejahtera, binaan Pertamina Patra Niaga. (Dok. Pertamina Patra Niaga)
Dari Desa Suntenjaya, Lembang, hadir Walatra Coffee—kopi berkualitas hasil olahan Koperasi Buana Walatra Sejahtera, binaan Pertamina Patra Niaga. (Dok. Pertamina Patra Niaga)

RM.id  Rakyat Merdeka - Memperingati Hari Koperasi Nasional ke-78, PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), terus mendorong pertumbuhan koperasi sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan.

Lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan aktif membina koperasi agar tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan di berbagai daerah operasional.

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari menyampaikan bahwa koperasi adalah bagian penting dalam upaya perusahaan memberdayakan masyarakat secara nyata.

"Kami percaya koperasi bisa menjadi cara yang efektif untuk membangun kemandirian masyarakat. Melalui program-program TJSL, kami berusaha hadir mendampingi, bukan hanya memberikan bantuan, tapi juga mendorong agar koperasi bisa tumbuh, belajar, dan berkembang sesuai potensi yang dimiliki masing-masing daerah," ujar Heppy.

Baca juga : Pertamina Perkenalkan Teknologi AI Untuk Perkuat Branding Produk UMKM

Salah satu contoh nyata adalah Program Sentra Kopi Sejahterakan Petani (SEKOP SENI) di Desa Suntenjaya, Lembang, Jawa Barat.

Melalui Koperasi Buana Walatra Sejahtera, masyarakat membangun ekosistem kopi dari hulu ke hilir dan menghasilkan produk Walatra Coffee yang telah tersertifikasi halal dan PIRT.

Sejak Oktober 2022, koperasi ini mampu meraup omzet hingga Rp 110 juta, dengan kontribusi Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp 13,2 juta per tahun.

Tak hanya itu, para anggota juga memperoleh tambahan penghasilan hingga Rp 1 juta per bulan dari berbagai aktivitas seperti produksi, barista, dan penjualan.

Baca juga : 5 Warga Pulau Palue Lolos Bintara, Terinspirasi Bantuan Sumur Bor Kapolri

Di Semarang, Jawa Tengah, Koperasi Trengginas Jaya Abadi menjadi penggerak ekonomi lokal melalui Program Mangunharjo Mandiri Sejahtera (MAMI SERA).

Koperasi ini memfasilitasi sinergi antara petani tambak, petani sawah, dan pelaku UMKM, serta mengelola lima unit usaha yang menghasilkan produk unggulan seperti abon ikan bandeng dan amplang.

Kisah sukses juga hadir dari Pasuruan, Jawa Timur. Koperasi Produsen Lesung Gemilang Sejahtera (KPLGS) aktif mengelola kawasan hutan sosial di Desa Tambak Sari, Kecamatan Purwodadi.

Selain membina agroforestri kopi dan alpukat, koperasi juga mengembangkan kawasan wisata religi dan UMKM di lereng Gunung Arjuno.

Baca juga : Perkuat Ekonomi Umat, Muhammadiyah Dorong Penggunaan Bank Syariah Matahari

Di wilayah timur Indonesia, peran koperasi tak kalah penting. Di Gorontalo, Koperasi Konsumen Tenda Siaga Bencana hadir sebagai penyedia logistik pangan saat bencana, bagian dari program Kawasan Tanggap Bencana di Kelurahan Tenda.

"Harapannya, koperasi binaan Pertamina Patra Niaga bisa terus menjadi bagian dari penggerak ekonomi lokal yang kuat, mandiri, dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Sejalan dengan tema Hari Koperasi ke-78 tahun ini, 'Koperasi Maju Indonesia Adil Makmur', kami optimis koperasi dapat menjadi kekuatan bersama dalam membangun masa depan yang berkeadilan dan berkelanjutan," tutup Heppy.

Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk mendorong terbentuknya koperasi yang inklusif, terintegrasi, dan berbasis potensi daerah.

Seluruh inisiatif tersebut sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs) serta prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.