BREAKING NEWS
 

Dukung Pejabat Tak Pakai Sirine Tot Tot Wuk Wuk

Panglima TNI: Saya Berhenti Saat Lampu Merah

Reporter : FAQIH MUBAROK
Editor : SISWANTO
Senin, 22 September 2025 07:20 WIB
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (tengah) saat mengikuti Panglima TNI Run di Monas, Jakarta, Minggu (21/9/2025). (Foto: Dok. Puspen TNI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mendukung pembekuan pemakaian sirine dan strobo ‘Tot Tot Wuk Wuk’ untuk pengawalan pejabat. Selama ini, jenderal bintang 4 itu, mengaku jarang memakainya saat berada di jalan raya. Kata Panglima: “Saya berhenti saat lampu merah.” 

Jenderal Agus mengaku, jarang memakai lampu strobo, sirene, dan rotator yang berlebihan di jalan umum. Sebagai pengguna jalan, Agus juga ikut terganggu dengan bunyi sirine atau strobo di jalan. Dia ingin nyaman tanpa mendengar suara keras, sekaligus menghargai pengguna jalan lain. 

“Lihat saja, saya jarang pakai strobo. Saya mengarahkan kepada pengawal tidak bunyikan strobo karena ganggu kita juga. Ganggu saya juga. Saya kan pengen nyaman,” kata Panglima di sela baksos dan pameran Alutsista di Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu (21/9/2025). 

Agus juga mengaku, kerap mematuhi aturan lalu lintas (lalin) saat berkendara. Bila lampu merah, kendaraan dan iring-iringan yang melintas bersamanya, ikutan berhenti. 

Baca juga : Titi Anggraini: Bukti Lemahnya Komitmen Parpol Dan Lembaga Pemilu

Dia meminta jajarannya mematuhi aturan lalin. Meskipun diperbolehkan diutamakan dalam keadaan tertentu. 

“Kepala Staf Angkatan Darat, semua berhenti. Saya sampaikan kepada satuan agar mengikuti aturan,” tegas Agus. 

Agus juga meminta jajarannya mendahulukan kendaraan lain yang mengejar waktu. Apalagi ambulans dan pemadam kebakaran. “Itu kita dahulukan,” sebutnya. 

Panglima pun mendukung Polri melakukan penertiban strobo hingga sirene yang tak sesuai aturan. Khusus untuk POM TNI, jangan sampai saat kendaraan kosong, sirine dan strobo dibunyikan. “Tidak etis,” sambungnya. 

Baca juga : Dede Yusuf Macan Effendi: Ini Akan Jadi Masukan Untuk Revisi UU Pemilu

Sebelumnya, Kepala Korlantas Irjen Agus Suryonugroho menegaskan, penggunaan sirene dan strobo untuk pengawalan untuk sementara dibekukan. 

“Semoga tidak usah pakai ‘tot tot’ lagi. Masyarakat terganggu, apalagi saat lalu lintas padat,” kata Agus Suryonugroho, di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (20/9/2025). 

Namun, untuk kendaraan prioritas seperti pemadam kebakaran, ambulans, dan konvoi penting, Tot Tot Wuk Wuk masih diperbolehkan. Juga bagi petugas yang mengatur kecepatan dan kelancaran lalu lintas di jalan tol. 

“Terutama di jalan tol, tanda-tanda isyarat seperti lampu dan suara sirene sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi kecelakaan,” katanya.

Adsense

Baca juga : Kader Partai Matahari Diminta Berintrospeksi

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono meminta Korlantas mengetatkan aturan soal ini. Penggunaan strobo dan sirine yang tak sesuai peruntukan bukan hanya me­langgar hukum, tetapi juga berpotensi menimbulkan keresahan dan ketidakadilan. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense