BREAKING NEWS
 

Pengamat: Diplomasi Tegas Prabowo Posisikan Indonesia Di Jantung Konflik Gaza

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Senin, 20 Oktober 2025 15:20 WIB
Kolonel Dedy Yulianto, pengamat geopolitik dan analis humas kemhan RI. (Foto: Dok. Pribadi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengamat Geopolitik Dedy Yulianto mengatakan kehadiran Presiden Prabowo Subianto di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Timur Tengah di Sharm el-Sheikh, Mesir merupakan langkah diplomasi yang monumental. Kata Dedy, kehadiran Prabowo mencerminkan keberanian seorang pemimpin dari negara Selatan global untuk tampil di panggung internasional dalam isu paling kompleks di dunia.

"Kehadiran Presiden Prabowo di KTT Mesir menegaskan posisi Indonesia sebagai pelopor perdamaian dunia, sekaligus menunjukkan karakter diplomasi keberanian memosisikan Indonesia di jantung konflik Gaza,” kata Dedy, dalam keterangannya, Senin (20/10/2025). 

KTT yang diselenggarakan oleh Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi ini dihadiri sekitar 20 pemimpin dunia, antara lain Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, Raja Yordania Abdullah II, dan Sekjen PBB Antonio Guterres.

Meski Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak hadir, Prabowo tetap menyuarakan posisi Indonesia. Dukungan penuh terhadap penghentian kekerasan di Gaza dan solusi dua negara (two-state solution) yang menjamin kemerdekaan dan hak-hak rakyat Palestina.

Baca juga : Kematangan Diplomasi Presiden Prabowo Subianto Dalam Perdamaian Dunia Di Gaza

Undangan khusus dari Presiden AS Donald Trump kepada Prabowo memperlihatkan pengakuan global terhadap peran diplomatik Indonesia. Hal ini memperkuat kesan yang sebelumnya telah terbentuk setelah pidato Prabowo di Sidang Majelis Umum PBB ke-80 di New York. Di mana ia secara terbuka menyerukan solusi damai dua negara dan hidup berdampingan secara setara antara Palestina dan Israel.

“Presiden Prabowo menunjukkan sikap kenegarawanan dan konsistensi Indonesia sebagai negara non-blok. Beliau bahkan menyatakan kesiapan Indonesia mengirim 20.000 pasukan penjaga perdamaian tambahan ke Gaza dan zona konflik lain seperti Ukraina, Sudan, dan Libya,” lanjut Dedy. 

Adsense

Dedy menilai, diplomasi Prabowo mencerminkan kredibilitas dan netralitas Indonesia di mata dunia. Negara-negara berpengaruh seperti AS, Turki, Qatar, UEA, Uni Eropa, hingga Israel kini melihat Indonesia sebagai mitra negosiasi yang realistis dan konstruktif.

Dedy juga menyoroti capaian Presiden Prabowo selama satu tahun masa pemerintahannya. Ia bilang, di tingkat domestik, Prabowo fokus pada pemberantasan korupsi dan reformasi BUMN melalui perombakan direksi besar-besaran. Kemudian program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak sekolah. "Program swasembada pangan dan energi nasional. Lalu, reformasi kelembagaan Polri dan birokrasi pemerintahan," ucapnya. 

Baca juga : Diplomasi Tegas Prabowo, Indonesia Diperhitungkan Dunia

Sementara dalam arena global, gebrakan diplomasi Prabowo terbagi ke dalam empat bidang utama. Pertama diplomasi kemanusiaan dan perdamaian dunia. Caranya melalui peran aktif di Gaza, upaya deeskalasi Iran-Israel, dan keterlibatan dalam proses damai Rusia-Ukraina.

Kedua, diplomasi kedaulatan ekonomi dengan percepatan aksesi Indonesia ke BRICS dan OECD. "Penguatan perjanjian perdagangan bebas IEU–CEPA," ucap Deddy. 

Ketiga diplomasi bilateral ekonomi dan Investasi. "Lewat lawatan ke AS, Tiongkok, Rusia, Arab Saudi, negara-negara Pasifik dan Eropa, yang membawa komitmen investasi miliaran dolar untuk mendukung hilirisasi sumber daya alam Indonesia," sebut Analis Madya Bidang Humas Kementerian Pertahanan itu. 

Keempat diplomasi pertahanan dengan modernisasi alutsista, transfer teknologi pertahanan, peningkatan kapasitas industri strategis, dan kepemimpinan aktif Indonesia dalam ASEAN Defense Ministers` Meeting Plus (ADMM-Plus).

Baca juga : Jepang Muak Dengan Qatar Dan Arab Saudi, Indonesia Diajak Boikot AFC

“Gebrakan Presiden Prabowo, baik di dalam negeri maupun luar negeri, menunjukkan arah baru diplomasi Indonesia yang berani, tegas, dan berorientasi pada kepentingan nasional sekaligus kemanusiaan global,” pungkas Dedy. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense