BREAKING NEWS
 

Dorong Keuangan Hijau, Aset BCA Syariah Tumbuh Hingga Rp 18,1 Triliun

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Jumat, 31 Oktober 2025 20:55 WIB
Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum saat memaparkan kinerja keuangan perusahaan di Bogor, Jumat (31/10/2025). (Foto: Dok. BCA Syariah)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) mencatat kinerja positif yang berkelanjutan sepanjang tahun berjalan. Presiden Direktur BCA Syariah, Yuli Melati Suryaningrum mengungkapkan pertumbuhan ini menjadi dorongan penting bagi perusahaan untuk terus berinovasi dalam menghadirkan layanan perbankan syariah yang berorientasi pada nilai keberlanjutan (sustainability value).

“Pertumbuhan positif yang kami raih menjadi landasan untuk terus mendorong inovasi layanan yang memberikan nilai tambah bagi nasabah. BCA Syariah berkomitmen menghadirkan layanan perbankan yang selaras dengan prinsip maqasid syariah,” kata Yuli di Bogor, Jawa Barat, Jumat (31/10/2025). 

Menurut Yuli, BCA Syariah tidak hanya berfokus pada penyediaan layanan keuangan syariah yang modern dan aman, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai sosial dan spiritual bagi masyarakat. 

Baca juga : Ditopang Kredit Dan CASA, Laba CIMB Niaga Capai Rp 6,7 Triliun

“Kami tidak sekadar menyediakan layanan perbankan syariah terkini, tetapi juga memberikan nilai tambah dengan mengedepankan aspek syariah untuk mendukung kebutuhan ibadah dan social value melalui aplikasi BSya by BCA Syariah. Sebagai contoh, melalui BSya, nasabah dapat berinvestasi emas sekaligus mendaftar haji hanya dengan satu aplikasi,” jelasnya.

Adsense

Per September 2025, BCA Syariah mencatat pertumbuhan aset sebesar 20,3 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 18,1 triliun. Kinerja positif tersebut juga tercermin dari peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 24,2 persen YoY menjadi Rp 14,2 triliun, seiring dengan meningkatnya kepercayaan nasabah terhadap layanan BCA Syariah.

Fungsi intermediasi perbankan juga berjalan baik. Ditandai dengan pertumbuhan pembiayaan sebesar 17 persen yoy mencapai Rp 12,2 triliun, yang tersalurkan ke berbagai segmen pembiayaan, baik komersial maupun konsumer.

Baca juga : Kinerja Operasional Solid, Laba Bersih Bukit Asam Tembus Rp 1,4 Triliun

Dalam mendukung agenda keuangan berkelanjutan, BCA Syariah terus meningkatkan penyaluran pembiayaan dan investasi pada sektor hijau, dengan nilai mencapai Rp 3 triliun atau 24,8 persen dari total pembiayaan. Penyaluran ini dilakukan melalui enam Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL).

Di antaranya pencegahan dan pengendalian polusi, efisiensi sumber daya (eco efficiency), transportasi ramah lingkungan, efisiensi energi, pengelolaan sumber daya alam hayati dan penggunaan lahan berkelanjutan, dan pengelolaan air dan limbah.

Di sisi lain, BCA Syariah juga aktif melakukan edukasi kepada seluruh pemangku kepentingan internal maupun eksternal mengenai pentingnya praktik keuangan hijau dan ekonomi sirkular.

Baca juga : Bakso Boedjangan Hadirkan Cita Rasa, Pelayanan Hingga Desain Baru

“Dalam kesempatan ini, kami juga memperkenalkan konsep zero waste yang telah kami implementasikan di lingkungan perusahaan. Salah satu contohnya adalah pengolahan seragam karyawan lama menjadi motif kain baru yang dapat digunakan kembali untuk pakaian,” pungkas Yuli. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense