BREAKING NEWS
 

Marsinah Resmi Pahlawan Nasional, KSPSI: Ini Kado untuk Buruh

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Senin, 10 November 2025 16:52 WIB
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea di kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). (Foto: RM.ID/UMM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo Subianto yang menganugerahi gelar Pahlawan Nasional kepada aktivis buruh almarhum Marsinah di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). 

Menurut Andi Gani, keputusan ini menunjukkan komitmen nyata Presiden Prabowo terhadap sejarah perjuangan buruh di Indonesia.

“Saya sebagai pihak yang mengusulkan Marsinah saat peringatan Mayday sangat mengapresiasi langkah cepat Presiden Prabowo yang menepati komitmennya. Prosesnya luar biasa cepat, dalam tahun yang sama langsung diberikan gelar Pahlawan Nasional,” kata Andi Gani saat mendampingi keluarga Marsinah menerima gelar Pahlawan Nasional. 

Andi Gani menjelaskan, proses pengusulan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional berjalan mulus. Hal ini berkat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Nganjuk dan keluarga besar Marsinah.

Baca juga : Keluarga Pahlawan Nasional Ucapkan Terima Kasih Ke Prabowo

“Tidak ada kendala berarti. Bupati dan Pemerintah Daerah sangat membantu karena data-data administratif memang berasal dari daerah. Proses di pusat juga didukung penuh oleh Mensesneg dan Dewan Gelar,” jelasnya.

Andi Gani menegaskan keberanian Marsinah memperjuangkan keadilan di tengah tekanan menjadi inspirasi bagi seluruh kaum buruh Indonesia.

Adsense

“Marsinah adalah anggota SPSI di PT Catur Putra Surya. Ia berjuang untuk kesejahteraan buruh dan mengorbankan jiwanya. Dalam situasi yang sangat sulit, ia tetap berani bersuara. Itu yang menjadi teladan bagi kami semua,” katanya.

Lebih lanjut, Andi Gani menyebut hingga kini semangat dan keberanian Marsinah relevan di tengah tantangan dunia kerja yang terus berubah.

Baca juga : Fadli Zon: Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto Sudah Sesuai Prosedur

"Kalau sekarang kami bisa bersuara lantang, itu karena ruang demokrasi sudah lebih terbuka. Tapi Marsinah melakukan itu di masa yang penuh tekanan. Keberaniannya adalah simbol perjuangan tanpa takut,” tegasnya.

Sebagai bentuk penghormatan, KSPSI bersama jaringan buruh berencana membangun Museum Marsinah di rumah neneknya di Nganjuk. Museum ini akan menjadi tempat edukasi dan pengingat perjuangan buruh perempuan yang menjadi simbol keteguhan dan keberanian.

“Kita ingin perjuangan Marsinah tidak hilang dari ingatan bangsa. Museum ini akan merekam kisah, tekanan, dan semangatnya agar generasi muda buruh terus mengambil teladan dari beliau,” cetus Andi Gani.

Menyoal kasus hukum atas kematian Marsinah, Andi Gani menilai gelar Pahlawan Nasional ini menjadi momentum untuk membuka kembali ruang diskusi dan penelusuran sejarah.

Baca juga : Makna Baru Gelar Pahlawan Nasional: Stabilitas, Kebebasan, dan Keberanian

“Kami sedang membahas langkah-langkah selanjutnya karena para pelaku dulu sempat dibebaskan. Dengan gelar Pahlawan Nasional ini, kami berharap pemerintah juga dapat membantu membuka fakta-fakta sejarah dengan terang benderang,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense