RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah melalui Kementerian Perumahan Kawasan dan Permukiman (PKP) memastikan seluruh Kabupaten/Kota mendapatkan program renovasi rumah rakyat lewat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada tahun 2026.
PKP mencatat masih ada 224 Kabupaten/Kota yang belum tersentuh BSPS pada 2025. Bahkan, 22 di antaranya sudah lima tahun tak kebagian jatah.
Menteri PKP, Maruarar Sirait menegaskan, program renovasi rumah rakyat akan disalurkan merata di seluruh Indonesia.
Baca juga : Polri Salurkan Air Bersih Dan Bantu Bersihkan Rumah Warga Di Agam Sumbar
"Ini arahan Presiden Prabowo untuk memastikan setiap program Pemerintah benar-benar menjangkau seluruh penjuru negeri tanpa ada yang tertinggal," kata Maruarar sapaan Ara dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR di Jakarta, Kamis (4/12/2025).
Ara menekankan, dengan dukungan Komisi V, ketimpangan alokasi BSPS tak boleh terulang.
"Tahun 2026, saya pastikan tidak ada satu pun Kabupaten/Kota yang terlewat. Terima kasih kepada Komisi V DPR yang mendukung program berkeadilan untuk seluruh wilayah," ujarnya.
Baca juga : Waskita Karya Salurkan Ratusan Bantuan ke Kawasan Bencana di Sumatera
Ara menjelaskan, penentuan alokasi BSPS akan berbasis indikator resmi Badan Pusat Statistik (BPS). Indikator itu mencakup persentase penduduk miskin tertinggi, jumlah penduduk miskin terbesar, gini ratio tertinggi, indeks kedalaman kemiskinan, jumlah desa tertinggal, hingga jumlah penduduk desil 1–4 dengan Rumah Tidak Layak Huni terbanyak.
"Dengan pendekatan berbasis data dan komitmen pemerataan, BSPS diharapkan makin tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh keluarga Indonesia," harapnya.
Wakil Ketua Komisi V DPR, Roberth Rouw mendorong PKP mempercepat realisasi BSPS 2026.
Baca juga : TNI AD Kerahkan Logistik Besar Bawa Bantuan Ke Aceh, Sumut Dan Sumbar
"DPR siap berkolaborasi, mendukung, dan mengawal agar program ini tepat sasaran dan dirasakan langsung masyarakat," tegasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.