RM.id Rakyat Merdeka - Perhimpunan Periset Indonesia (PPI) menobatkan tiga periset muda Indonesia sebagai penerima Young Researcher Award (YRA) 2025. Ketiganya terpilih setelah bersaing dengan 112 periset dari berbagai institusi riset, perguruan tinggi, dan industri di dalam maupun luar negeri.
YRA 2025 mengusung tema “Bridging to the Nobel Prize” dan ditujukan bagi peneliti berusia di bawah 40 tahun. Ajang ini menjadi bentuk komitmen PPI dalam mendorong peningkatan kualitas riset nasional agar mampu bersaing di tingkat global.
Ketua Umum PPI Prof. Ir. Syahrir Ika, MM mengatakan, penghargaan ini terbuka bagi periset di dalam negeri maupun diaspora Indonesia.
Baca juga : Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi ke Persebaya, Persija, PSIM, dan Persita
“Tercatat ada 50 institusi asal peserta, termasuk diaspora dari Hongkong, Denmark, Swedia, dan Malaysia,” kata Syahrir dalam keterangannya, Selasa (16/12/2025).
Seleksi YRA 2025 berlangsung sejak Agustus hingga November 2025 melalui empat tahap, yakni seleksi administratif, penilaian substansi riset, wawancara dan pendalaman materi bagi finalis, serta penetapan pemenang oleh tim juri independen. Penilaian dilakukan secara ketat dan transparan dengan mempertimbangkan kualitas portofolio riset, manfaat serta dampak hasil penelitian.
Berdasarkan Keputusan Nomor KEP-13/PP/PPI/XI/2025, PPI menetapkan tiga pemenang YRA 2025 dalam tiga kategori.
Baca juga : Pertamina Umumkan 25 Pemenang AJP 2025
Kategori peneliti diraih Ir. Rezzy Eko Caraka, M.Sc.(Res)., Ph.D. dari BRIN. Kategori perekayasa diraih Yanuar Sigit Pramana, S.T., M.Si. juga dari BRIN. Sementara kategori dosen diraih Buntora Pasaribu, Ph.D. dari Universitas Padjadjaran.
Rezzy dikenal aktif mengembangkan riset di bidang data science, statistik, kecerdasan buatan, dan big data untuk sektor pangan, kesehatan, dan energi. Yanuar mengembangkan teknologi modifikasi pati menjadi produk bernilai tambah untuk energi, pangan, dan farmasi. Sementara Buntora meneliti tanaman air hingga menemukan kode genetik yang berpotensi mendukung pengembangan energi terbarukan.
Penghargaan diserahkan pada 16 Desember 2025 bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-4 PPI. Selain penganugerahan, rangkaian YRA 2025 juga diisi talkshow inspiratif bersama para pemenang sebagai upaya mendorong lahirnya generasi periset muda Indonesia yang visioner dan berdaya saing global.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.