RM.id Rakyat Merdeka - Presiden ASEAN Trade Union Council (ASEAN TUC) Andi Gani Nena Wea mengakhiri rangkaian kunjungan kerjanya di Asia Tenggara dengan melakukan pertemuan bersama Presiden Vietnam National Union of Banking Workers (VNUBW) Tran Hong Tuan di Kantor Pusat VNUBW, Hanoi, Vietnam, Kamis (18/12/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Andi Gani didampingi Wakil Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Idris Palar serta Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Informal dan Migran KSPSI Wiliam Yani.
Turut hadir dari VNUBW, antara lain Head of the Trade Union Working Committee Nguyen Thanh Trung, Head of Labor Relations Department Ha Thi Hong Hanh, serta Deputy Head of the Trade Union Working Committee In Charge of Foreign Affairs An Thi Phuong Hoa.
Pertemuan keduanya membahas penguatan kerja sama antara Federasi Serikat Pekerja Niaga, Bank, Jasa, dan Asuransi (SP NIBA) KSPSI dengan VNUBW.
Baca juga : Bayu: Transformasi Keuangan Jasa Raharja Perkuat Layanan Publik
Kerja sama tersebut meliputi pelatihan peningkatan kapasitas, manajemen organisasi serikat pekerja, hingga pelatihan advokasi bagi anggota.
Andi Gani mengapresiasi tata kelola organisasi serikat pekerja di Vietnam yang dinilainya sangat profesional.
Ia juga menyoroti keberhasilan serikat pekerja Vietnam dalam mengelola unit usaha yang mampu menunjang kemandirian dan profesionalisme organisasi.
"Manajemen serikat pekerja di Vietnam sangat bagus. Mereka juga memiliki usaha bisnis yang dikelola dengan baik sehingga dapat menunjang profesionalisme dan kemandirian serikat pekerja," kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) itu.
Baca juga : Bertemu Presiden VGCL, Andi Gani Perkuat Kerja Sama Buruh
Dalam kesempatan tersebut, Andi Gani juga menyampaikan bahwa KSPSI saat ini sedang membangun Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) di kawasan Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.
"Pusdiklat ini tidak hanya untuk KSPSI, tetapi juga akan menjadi Pusat Pendidikan dan Pelatihan ASEAN TUC yang dapat dimanfaatkan seluruh negara anggota ASEAN," ujarnya.
Menurut Andi Gani, fasilitas tersebut diharapkan menjadi wadah strategis untuk memperkuat kerja sama, solidaritas, dan peningkatan kapasitas serikat pekerja di kawasan ASEAN, yang saat ini memiliki total anggota sekitar 19,8 juta orang.
Sekedar informasi, sebelum mengakhiri lawatan di Vietnam, Andi Gani telah melakukan kunjungan kerja ke sejumlah negara Asia Tenggara, yakni Malaysia, Thailand, Laos, dan Vietnam.
Baca juga : LOreal Indonesia Buka Jalan Bagi Perempuan Bekerja setelah Career Break
Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat jaringan dan kerja sama serikat pekerja di tingkat regional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.