Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dari Aceh Ke Islamabad, Prabowo Gaspol Perkuat Kerja Sama RI-Pakistan
Selasa, 9 Desember 2025 05:46 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Bendera merah-putih dan bendera Pakistan berkibar menghiasi jalan-jalan besar di kompleks pemerintahan Pakistan di Islamabad, menjelang kedatangan Presiden Prabowo Subianto ke Pakistan, Senin (7/12/2025).
Foto-foto Presiden Prabowo dipajang berdampingan dengan foto Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif dan Presiden Pakistan Asif Ali Zardari di sepanjang jalan kompleks pemerintahan, kawasan red zone.
Rakyat Merdeka juga melihat beberapa penjaga bersenapan laras panjang ditempatkan di pintu masuk kompleks pemerintahan tersebut. Kawasan gedung-gedung eksekutif, legislatif dan yudikatif, juga kompleks diplomatik (diplomatic enclave),
Tidak hanya itu, Gedung Pemerintah Pakistan dan KBRI Islamabad juga dihiasi dengan bendera merah-putih, bersiap untuk menjamu kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu.
Prabowo berkunjung ke Pakistan pada 8-9 Desember 2025. Kunjungan Presiden RI untuk memperkuat hubungan bilateral Islamabad dan Jakarta. Prabowo tiba di Ibu Kota Pakistan, Islamabad, Senin (8/12/2025), setelah kunjungan Presiden ke Daerah Istimewa Aceh, meninjau langsung penanganan darurat restorasi pasca-banjir bandang di wilayah itu.
Baca juga : Dubes Chaudhri: Kunjungan Presiden Prabowo Jadi Era Baru Hubungan Pakistan-RI
Ini merupakan kunjungan kenegaraan perdana Prabowo ke Pakistan. Kunjungan RI 1 berlangsung atas undangan Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif. PM Pakistan belum lama ini berkunjung ke Indonesia, tepatnya pada tanggal 5-7 Oktober 2025.
Dalam kunjungan ini, mereka akan bertemu berlangsung di kediaman Perdana Menteri Pakistan, atau yang dikenal dengan Prime Minister's House, di red zone. Prabowo juga dijadwalkan bertemu dengan Presiden Asif Ali Zardari di Istana Kepresidenan Aiwan-e-Sadr, tak jauh dari Prime Minister's House.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Pakistan mengatakan, Prabowo juga akan bertemu Kepala Staf Angkatan Darat dan Pertahanan Syed Asim Munir. Pejabat tinggi kedua negara juga dijadwalkan akan saling bertemu dan menandatangani perjanjian kerja sama.
“Kedua pihak akan membahas agenda luas yang bertujuan untuk lebih memperkuat hubungan Pakistan-Indonesia dan menjajaki peluang kerja sama baru, termasuk perdagangan, investasi, pertahanan, kesehatan, teknologi informasi, iklim, pendidikan, dan budaya,” tulis pernyataan Kemlu Pakistan.
Era Baru Kerja Sama RI-Pakistan
Duta Besar (Dubes) Pakistan untuk Indonesia Zahid Hafeez Chaudhri mengatakan, kunjungan ini penting arena bertepatan dengan peringatan ke-75 tahun terjalinnya hubungan diplomatik keda negara. Ia berharap kunjungan ini akan membawa era baru dalam persahabatan dan kerja sama Pakistan–Indonesia.
Baca juga : Kunker Ke Islamabad, Presiden Prabowo Diundang PM Pakistan Shehbaz Sharif
"Kami telah menyiapkan program yang sangat komprehensif, yang mencakup pemahaman kerja sama di sektor ekonomi, sektor perdagangan, sektor pertahanan dan keamanan, serta pendidikan dan kesehatan yang akan sangat penting," kata Dubes Chaudhri kepada Rakyat Merdeka.
Presiden tiba di Lapangan Udara (Lanud) Nur Khan, Islamabad pukul 12.30 waktu setempat. Dia disambut langsung PM Shehbaz Sharif dan Presiden Asif Ali Zardari dengan karpet merah.
Tiba di Hotel Marriott Islamabad, Presiden Prabowo Subianto disambut antusias oleh ratusan Warga Negara Indonesia (WNI), yang terdiri dari mahasiswa maupun diaspora RI yang tinggal dan menetap di Pakistan.
Kedatangan presiden RI disambut lantunan alat musik tradisional khas Indonesia, angklung, ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Islamabad. Ada tiga lagu yang dibawakan yaitu Tanah Air, Halo-Halo Bandung, dan Maju Tak Gentar.
Dalam kunjungan ini, presiden didampingi sejumlah pejabat dan menteri kabinet Indonesia Maju. Tampak Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto, dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.
Baca juga : Tiba Di Aceh, Presiden Prabowo Lanjutkan Perjalanan Ke Bireuen
Turut mendampingi delegasi RI, Duta Besar Indonesia untuk Pakistan Chandra Warsenanto Sukotjo dan jajaran staf KBRI Islamabad.
Sebagai dua negara mayoritas Muslim besar, hubungan kedua negara tidak hanya bersifat politis. Hubungan Pakistan dan Indonesia juga didasari nilai bersama dalam agama, sejarah, dan solidaritas dunia Islam.
Nilai perdagangan bilateral antara Indonesia dan Pakistan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, perdagangan mencapai 4,2 miliar dolar Amerika Serikat (sekitar Rp 67,2 triliun). Kunjungan Presiden Prabowo ke Pakistan diharapkan meningkatkan pertumbuhan ekonomi kedua negara yang saling menguntungkan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya